Kebiasaan Makan Ikan Belanak di Estuaria Lampon Banyuwangi, Jawa Timur

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto by Sudut Kebun

Estuaria Lampon merupakan salah satu muara sungai dan pantai yang terletak di Kecamatan Pesanggrahan Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Estuari Lampon menghadap ke Samudera Hindia dan memiliki letak geografis : 8°37’05.39”S 144°05’11.46”E. Curah hujan: 1.000 – 2.500 mm/tahun. Estuari Lampon tercatat memiliki kandungan logam berat timbal (Pb) dan merkuri (Hg) yang melebihi ambang batas baku mutu air budidaya menurut Peraturan Pemerintah RI Nomor 82 Tahun 2001 dikarenakan banyaknya kegiatan di sekitar perairan lampon yang menjadi sumber utama pencemaran logam berat. Hasil analisis kandungan timbal (Pb) sebesar 0,019 ppm (Setyaningrum dkk., 2018) dan merkuri (Hg) sebesar 38.01 ppm.

Logam berat yang melebihi ambang batas ini berakibat pada perubahan kondisi lingkungan yang memicu aspek biologis biota. Salah satu komponen lingkungan ialah makanan, makanan merupakan faktor ekologis yang berperan penting untuk penentuan tingkat kepadatan populasi, dinamika populasi, pertumbuhan, reproduksi dan kondisi ikan. Aspek biologis dari kebiasaan makan ikan belanak di Estuari Lampon perlu diketahui, karena berhubungan dengan tumbuh dan kembang ikan belanak. Studi kebiasaan makan ini dapat memberikan gambaran mengenai spesies ikan belanak di ekosistem Estuari Lampon serta alokasi sumberdaya makanan alami yang ada disana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan belanak di Estuaria Lampon memiliki kebiasaan makan mengonsumsi fitoplankton dari golongan Diatoms, Flagellates, Chlorophyceae, Bacillariophyta, Xanthophyta dan Dinoflagellates, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ikan belanak pada tiap stasiun di estuari Lampon merupakan ikan herbivora. Secara umum makanan yang paling digemari ikan belanak di estuari Lampon adalah Diatoms dilihat dari nilai indeks pilihan makanan 0 < E < 1 (pakan digemari), hal ini sesuai dengan hasil tangkapan ikan belanak yang rata-rata merupakan indukan dimana belanak indukan memang mengonsumsi diatom dan alga.

Penulis : Dr. Laksmi Sulmartiwi, S.Pi.,MP.

Catatan Informasi detail riset ini dapat dilihat pada tulisan di :

https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/718/1/012085/pdf

Food habits of greenback mullet (Liza subviridis) at Lampon Estuary, Banyuwangi, East Java.

The 3rd International Conference on Fisheries and Marine Sciences, Surabaya, 10 September 2020, Indonesia. Nabila Salsabila Langsa, Laksmi Sulmartiwi, Lailatul Lutfiyah.

Berita Terkait

newsunair

newsunair

https://t.me/pump_upp