FPsi UNAIR Menerima Kunjungan LPMP Jatim dan BBPPMPV BOE Malang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) mendapatkan kunjungan dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim) dan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang pada Jumat (18/06/2021).

Kunjungan ini terkait dengan kegiatan sharing session implementasi dan best practice penerapan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia. LPMP Jatim merupakan  peraih penghargaan WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan ZI (Zona Integritas) sedangkan BBPPMPV BOE Malang berhasil meraih penghargaan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Kegiatan kunjungan ini dibuka oleh Prof. Dr. Suryanto, M.Si. selaku Dekan FPsi UNAIR. “Yang terpenting dalam Zona Integritas bukanlah status namun sejauh mana implementasi dari prinsip-prinsip Zona Integritas tersebut,” tegas Prof. Suryanto.

Acara ini dihadiri oleh Anwar Sidarta, M.Si., PTP Ahli Madya dari BBPPMPV BOE Malang. Selain itu, dari LPMP Jatim turut hadir serta Hikma Putrisia Etika, S.Psi., Psi selaku analis kemitraan LPMP Jatim, Oki Susandono, S.Kom., M.Kom. selaku penyusun Program Fasilitasi Mutu Pendidikan LPMP Jawa Timur, serta Kholis Husyaini, S.Pd., M.Pd. Dari FPsi UNAIR yang hadir yaitu perwakilan dosen dan tenaga kependidikan, baik yang bertugas di tim Zona Integritas, tim Agen Perubahan, maupun pihak-pihak di luar kedua tim tersebut.

Dari kegiatan kunjungan ini, FPsi UNAIR mendapatkan banyak masukan terkait bagaimana mewujudkan Zona Integritas dan Zona Anti Gratifikasi. Sebagai perwakilan UNAIR dalam Zona Integritas dua tahun terakhir, kunjungan ini tentulah sangat membantu FPsi agar lebih baik lagi kedepannya.

Dalam kunjungan ini, disampaikan peran penting pimpinan terhadap terwujudnya Zona Integritas dan Zona Anti Gratifikasi di lingkungan FPsi UNAIR. Selain itu, semangat dan dukungan berbagai pihak, baik dosen maupun Tendik, juga diperlukan guna mewujudkan pelayanan yang bersih.

Di forum ini, juga disampaikan bahwa UNAIR tidak boleh luput terkait hal-hal detail yang terkesan sederhana namun krusial seperti keramahan pihak resepsionis dalam memberikan pelayanan. Disebutkan bahwa hal ini merupakan salah satu representasi pelayanan publik yang baik. (*)

Penulis: Agnes Ikandani

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

newsunair

newsunair

https://t.me/pump_upp