Pengaruh Twitter Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan di Perguruan Tinggi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh liputan6.com

Kita tentu tak asing lagi dengan twitter. Twitter merupakan salah satu media jejaring sosial terbesar yang telah banyak digunakan, terutamaoleh usia remaja. Tak terkecuali pengguna perpustakaan perguruan tinggi, dalam hal ini civitas akademika, yang mayoritas berada pada usia remaja. Di sisi lain, perpustakaan perguruan tinggi dituntut untuk selalu dapat memenuhi kebutuhan informasi penggunanya. Menanggapi fenomena tersebut, dilakukan penelitian guna mengetahui pengaruh tingkat kepuasan pengguna twitter pada tingkat pemanfaatan perpustakaan perguruan tinggi.

Saat ini, hampir semua orang tidak bisa terlepas dari internet. Mereka ingin selalu terhubung ke internet, bahkan muncul suatu kekhawatiran apabila seseorang tidak dapat terhubung ke internet. Ketergantungan itu juga berlaku untuk sosial media seperti twitter. Pengguna perpustakaan perguruan tinggi yang mayoritas adalah remaja, tentu sudah familiar dan akrab dengan twitter. Melihat karakteristik perilaku penggunaperpustakaan perguruan tinggi yang sepertiitu, perpustakaan perguruan tinggi perlu memanfaatkantwitteruntuk menyajikan informasi terkait kegiatan perpustakaan maupun informasi lainnya yang relevan.Terlebih lagi, twitter merupakan salah satu media sosial andalan bagi remaja. Oleh karena itu, twitter dinilai efektif dimanfaatkan oleh perpustakaan perguruan tinggi untuk menyebarkan informasi kepada pengguna perpsutakaan.

Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kepuasan pengguna jejaring sosial twitter perpustakaan mempengaruhi tingkat pemanfaatan perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan pada perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) yang sudah delapan tahun melayani pengguna melalui twitter. Perpustakaan UNAIR memanfaatkan twitter untuk memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan di akun twitter.

Sebagai media sosial, twitter dinilai memiliki peran signifikan dalam menyebarkan informasi dibandingkan dengan media sejenis. Seperti facebook, instagram, line, dan lain sebagainya. Sekalipun Mark Zuckerburg mengklaim pengguna facebook lebih banyak, namun ternyata jumlah pengguna antara twitter dan facebook sama masifnya.

Karakteristik pengguna dan informasi yang disebarkan melalui twitter memiliki keunikan tersendiri. Beberapa diantaranya, yakni pengguna yang mature, informasi yang tersaji serius, substansi pendek dan padat, serta kecepatan penyebaran dalam waktu yang relatif singkat.

Konten twitter juga cenderung serius serta sangat jarang kita temui akun anak-anak dibawah umur di twitter. Selain itu, kelebihan twitter lainnya adalah adanya fitur list, update timeline yang cepat, pertemanan tidak terbatas, dan hashtag.

Twitter membatasi karakter untuk setiap tweet. Tepatnya hanya 140 karakter saja. Meskipun begitu, hal tersebut justru dipandang positif bagi perpustakaan perguruan tinggi untuk memanfaatkan twitter sebagai media informasi. Jadi, informasi yang disampaikan lebih ringkas dan tidak terlalu panjang untuk dibaca karena penggunaan katanya terbatas.

Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa twitter memiliki keunggulan feature yang mudah, informasi yang padat dan masif serta penggunanya yang lebih dewasa dan mature.Setelah dilakukan penelitian, diketahui, kepuasan pengguna twitter perpustakaan UNAIR yang meliputi surveillance, diversion/entertainment, personal identity, dan social relationshipternyata mempengaruhi tingkat pemanfaatan perpustakaan UNAIR baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social relationshipyang terjalin di twitter mempunyai pengaruh yang dominan terhadap pemanfaatan perpustakaan.

Menilik hal tersebut, maka twitterdapat dikatakanlayak digunakan sebagai media informasi dan promosi sebuah instutisi serius seperti perpustakaan perguruan tinggi. Terutama untuk perpustakaan perguruan tinggiselalu dapat memberikan layanan yang sesuai dengan karakteristik perilaku penggunanya yang mayoritas remaja.

Melalui twitter, perpustakaan perguruan tinggi juga dapat menyajikan informasi yang santai dan menghibur. Tidak melulu memberikan informasi yang menunjang Tridharma perguruan tinggi saja. Tetapi, perpustakaan perguruan tinggi juga dapat menjadi media rekreasi bagi pengguna. (*)

Penulis: Dessy Harisanty, S.Sos., M.A.

Reference : Harisanty, D. (2019), “Level of user satisfaction on the Facebook library”, Library Hi Tech News, Vol. 36 No. 3, pp. 7-8. 

Link : https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/LHTN-11-2017-0080/full/html

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).