PUSPAS UNAIR Kembali Melebarkan Kerjasama dengan Lembaga Zakat IZI

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PENANDATANGAN MoU oleh Wakil Rektor III UNAIR, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., PhD (kiri) dengan direktur IZI Nana Sudiana, S.IP., M. M., (kanan). (foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Pusat Pengelola Dana Sosial (PUSPAS) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi bermitra dengan lembaga Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Peresmian kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Jum’at (24/5/2019).

Bertempat di aula utama masjid Ulul Azmi, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D. (Prof Amin) selaku wakil rektor III UNAIR menandatangani MoU tersebut bersama dengan Nana Sudiana S.IP., M. M.,  (Nana) selaku direktur IZI dan juga sekretaris jendral forum organisasi zakat. Penandatangan tersebut juga disaksikan oleh Dr. Tika Widiastuti, SE., M.Si. (Tika) selaku ketua PUSPAS UNAIR.

Tika menjelaskan, pada kerjasama ini IZI akan membantu UNAIR dalam sosialisasi dan edukasi zakat di lingkungan UNAIR. Yaitu mulai dari pengumpulan, pengelolaan dan penyaluran zakat serta yang terakhir adalah pemberdayaan masyarakat.

“Kerjasama antara UNAIR dengan IZI bukan pertama kali terjadi. Selama ini, IZI juga telah mendukungUNAIR dengan memberikan beasiswa dimana 100% penerimanya adalah mahasiswa UNAIR,” ucap Tika.

Menurut Tika, zakat pada dasarnya merupakan instrument ekonomi Islam yang seharusnya bisa memberdayakan dan menyejahterakan umat. Untuk itu, Tika berharap dengan bertambahnya mitra PUSPAS dan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PUSPAS, semakin banyak civitas akademika UNAIR yang paham dan segera menunaikan zakatnya. Khususnya, menunaikan zakatnya melalui PUSPAS.

“Penerima manfaat dari zakat yang disalurkan melalui PUSPAS adalah UNAIR. Sehingga dampak yang dirasakan dari pengelolaan zakat tersebut akan lebih signifikan,” jelas Tika.

Terdapat tiga cara untuk menyalurkan zakat melalui PUSPAS. Pertama, bisa dilakukan dengan datang langsung ke PUSPAS. Kedua, melalui transfer. Dan yang terkahir yakni dengan memanfaatkan fasilitas jemput zakat.

“Pada jemput zakat, kami memiliki sahabat puspas yang bisa datang ke muzaki untuk mengambil zakat dan menunaiknnya,” ujar Tika.

Selain itu, pada pidato sambutannya, Prof. Amin menjelaskan bahwa pada saat ini optimalisasi zakat di Indonesia masih perlu untuk ditingkatkan dengan melihat jumlah muslim yang ada di Indonesia. Dan dengan melihat jumlah civitas akademika UNAIR, Prof. Amin merasa kerjasama antara PUSPAS dengan IZI dan beberapa lembaga zakat yang lain sangat berguna untuk mengoptimalkan zakat di lingkungan UNAIR.

“Kami sangat menyambut baik kerjasama ini, semoga kedepannya kerjasama ini diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT,” ucap Prof. Amin.

Sebelum bekerjasama dengan IZI, PUSPAS juga telah bekerjasama dengan beberapa lembaga pengelola zakat yang lain. Diantaranya dalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dompet Dhuafa dan Lembaga Amil  Zakat Nasional (LAZ) Al-Azhar.

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).