Menilik Persepsi Mahasiswa pada Penggunaan Peta Konsep Digital untuk Mendukung Pemahaman Membaca Teks Bahasa Inggris

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Photo by Markus Winkler on Unsplash

Dalam menghadapai situasi pandemi COVID-19 ini, pelajar maupun pendidik dituntut untuk dapat segera mengalihkan aktivitas belajar mengajar menjadi pembelajaran daring dan beradaptasi dengan teknologi pendukung pembelajaran jarak jauh. Berbagai inovasi teknologi pendukung aktivitas pembelajaran pada masa sulit seperti ini menjadi sangat dibutuhkan untuk mengatasi keterbatasan interaksi langsung antara pelajar dan pendidik. Penyampaian bahan ajar secara digital dalam aktivitas pembelajaran jarak jauh memiliki keuntungan potensial dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, terlebih jika inovasi pembelajaran yang dikembangkan bersifat interaktif. Sebenarnya, sebelum adanya pandemi ini pun teknologi pembelajaran digital sebagai pendukung pembelajaran daring sudah banyak dibahas dan dikembangkan. Namun, kehadiran pandemi seolah semakin memberikan tuntutan untuk mengalihkan pembelajaran tatap muka (tradisional) menjadi pembelajaran daring tanpa interaksi langsung dalam kelas fisik.

Peta konsep merupakan cara terbaik untuk memvisualisasikan pengetahuan dan informasi dengan menghubungkan konsep atau informasi satu dengan lainnya yang memiliki relevansi. Peta konsep merupakan salah satu media pembelajaran yang diketahui dapat mendukung pemahaman mengenai suatu topik pembelajaran menjadi lebih mudah dan lebih baik. Selain itu, metode pembelajaran dengan peta konsep dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan seseorang untuk berpikir kritis. Melalui penggunaan peta konsep, pada pendidik pun dapat mengevaluasi aktivitas pengajarannya dan mengidentifikasi kesalahan persepsi siswa dalam memahami konsep materi yang diberikan.

Lalu bagaimana jika inovasi penggunaan peta konsep digital dikembangkan untuk mendukung aktivitas belajar siswa?

Kit-Build Concept Map Authoring Tool telah dikembangkan berupa sistem atau alat pembuatan peta konsep digital untuk mendukung aktivitas belajar siswa dengan kecanggihan teknologi komputer dan tidak lagi dibuat secara manual dengan menggunakan kertas dan alat tulis. Dengan bantuan sistem ini, memungkinkan siswa untuk merekonstruksi peta konsep – dari set komponen konsep yang direkomendasikan oleh sistem – secara mandiri, dengan kecepatan mereka sendiri, dan meminimalkan pengawasan atau umpan balik pengajar selama pembelajaran. Peta konsep digital yang didukung oleh teknologi komputer dapat membuat aktivitas pembelajaran menjadi lebih interaktif dan dinamis. Selain itu, dengan adanya rekomendasi konsep yang secara semi-otomatis tergali oleh sistem untuk memunculkan kata kunci dan proposisi, dapat mendukung siswa untuk membuat peta konsep dengan lebih efisien.

Dalam penelitian ini, persepsi siswa sebagai pengguna sangat menarik untuk dianalisis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peta konsep Kit-Build ini akan diadopsi dan digunakan oleh mereka untuk mendukung proses belajar dan pemahaman, contohnya dalam kasus pemahaman teks bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan model penerimaan teknologi (technology acceptance model (TAM)) dengan menggunakan tiga variabel eksternal, antara lain compatibility, habit, dan enjoyment sebagai faktor tambahan dari model TAM aslinya untuk memberikan pandangan yang lebih luas dan penjelasan yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mungkin berkontribusi dalam penerimaan teknologi ini. Hasil analisis dari penelitian ini kemudian akan dijadikan dasar atau referensi untuk peningkatan kualitas dalam pengembangan sistem Kit-Build ini di masa mendatang dan juga dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian serupa yang juga melibatkan model TAM.

Secara umum, sebagian besar hasil analisis yang disajikan dalam penelitian ini mengkonfirmasi hasil dari studi TAM aslinya. Faktor compatibility dan enjoyment juga teridentifikasi secara signifikan bahwa kedua faktor tersebut memengaruhi niat siswa untuk mengadopsi Kit-Build sebagai alat bantu pembuatan peta konsep dalam aktivitas belajar mereka. Informasi lebih lengkap dapat dibaca pada artikel publikasi kami.

Penulis Artikel: Chandrawati Putri Wulandari

Publikasi:

Pinandito, Aryo, Chandrawati Putri Wulandari, Didik Dwi Prasetya, Tsukasa Hirashima, Yusuke Hayashi, and Hanifah Muslimah Az-Zahra. “Students’ acceptance towards kit-build concept map authoring tool in supporting learning of english reading comprehension.” In Proceedings of the 5th International Conference on Sustainable Information Engineering and Technology, pp. 158-164. 2020. Link publikasi terkait artikel di atas:

https://dl.acm.org/doi/10.1145/3427423.3427464

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu