Sedentary Lifestyle pada Anak Usia Sekolah dan Faktor yang Mempengaruhinya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi minimnya aktivitas fisik pada anak. (Sumber: GridID)

Aktivitas fisik penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak. Anak usia sekolah dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik selama 60 menit setiap harinya. Akan tetapi, pada umumnya anak melakukan kegiatan yang tidak banyak bergerak, seperti menonton televisi, menggunakan gadget, dan duduk dalam waktu lama selama waktu sekolah. Terlebih di masa pandemi COVID-19, di mana semua kegiatan sekolah anak dilakukan secara daring dari rumah dengan menggunakan internet dan gadget.

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak (sedentary lifestyle) pada anak usia sekolah dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan di masa depan. Tingkat kesehatan anak menurun dan meningkatkan risiko sindrom metabolik, serta penyakit tidak menular lainnya, terutama penyakit kardiovaskular.

Orang tua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, karena peran mereka sebagai pembuat keputusan dan teladan bagi anak. Promosi kesehatan harus dilakukan oleh perawat untuk mencegah sedentary lifestyle pada anak usia sekolah dengan melibatkan orang tua mereka. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang berkaitan dengan sedentary lifestyle  di usia sekolah anak-anak diperlukan untuk merancang intervensi.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Eka Mishbahatul MH, dkk dengan melibatkan 130 anak usia sekolah di Kota Surabaya menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu, tingkat aktivitas anak-anak, dan akses ke perumahan dan taman bermain yang aman terhadap sedentary lifestyle.

Penelitian ini menunjukkan bahwa peran dan peraturan orang tua, terutama ibu, diperlukan untuk membatasi sedentary lifestyle anak selama di rumah, termasuk layar dan waktu duduk. Ke depan, sekolah juga harus menyediakan peralatan dan fasilitas yang cukup untuk anak-anak menjadi lebih aktif secara fisik selama jam sekolah. Perawat di UKS juga dapat merancang promosi kesehatan tentang pedoman kegiatan olah raga/aktifitas fisik untuk anak usia sekolah.

Penulis: Eka Mishbahatul

Artikel lengkapnya dapat dilihat pada link jurnal berikut ini,

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1130862120304721

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu