Berbagai Harapan Mahasiswa UNAIR di Tahun 2021

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Tahun 2020 terasa cukup berat untuk dilalui bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk mahasiswa. Terlebih karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat banyak perubahan dan tuntutan untuk mau beradaptasi. Menyambut tahun 2021, berikut adalah harapan mahasiswa UNAIR.

Patuh pada Protokol Kesehatan

Menyambut 2021, Ayik Rochyatul Jannah, mahasiswa S1 Pendidikan Dokter berharap masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan agar mau mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, penyebaran Covid-19 dapat berkurang.

“Peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia sangat disayangan, karena pandemi ini, kita kehilangan orang-orang penting di hidup kita, guru-guru kita, teman, saudara, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Harapan Ayik tersebut juga diamini oleh Halfie Zaqiyah Gusti Puspitasari, mahasiswa S1 Pendidikan Ners. halfie berharap agar pada tahun 2021 seluruh pihak menjadi semakin sadar untuk menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, pada situasi sekarang ini, masyarakat harus dapat menyesuaikan dengan keberadaan virus Corona

Ratna Aula Dewi Ananto atau yang akrab disapa Ratna, mahasiswa D3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), juga berharap agar pandemi segera mereda sehingga perlahan-lahan perkuliahan bisa menjadi normal seperti sedia kala.

Perbaikan Sistem Belajar

Sementara Lucke Putri Anjani, mahasiswa S1 Ilmu Hukum berharap tahun 2021 menjadi tahun yang lebih baik, begitu pula sistem perkuliahan yang semoga menjadi baik lagi. Harapan tersebut diamini oleh Candra Rizal Sabili mahasiswa S1 Ilmu Hukum yang juga berharap terjadi peningkatan sistem pada cybercampus UNAIR.

“Semoga cybercampus ketika digunakan saat KRS-an tidak eror, sehingga mahasiswa hukum tidak telat KRS-an,” ucap Candra.

Zanna Afia Deswari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berharap agar dilakukan pendataan ulang terkait pemberian bantuan kuota internet karena masih banyak mahasiswa yang belum menerima bantuan tersebut. Zanna juga berharap performa dan kualitas dari sistem e-learning UNAIR dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Hal ini menjadi tantangan bagi UNAIR agar system belajar mengajar dapat berlangsung semakin baik.

Kembali Offline

Fahan Fahrudin Subianto, mahasiswa S1 Akuakultur berharap pada tahun 2021 keadaan menjadi membaik dan mahasiswa dapat kembali melaksanakan perkuliahan secara offline. Mengingat, terlalu lama di rumah membuat dirinya mengalami kejenuhan dan rindu dapat bertemu dengan teman dan ngopi serta diskusi bersama.

Rifda, mahasiswa peminatan Epidemiologi S1 Kesehatan Masyarakat juga berharap pada tahun 2021 keadaan sudah memungkinkan untuk dilaksanakan perkuliahan secara offline. Namun, selama pandemi belum berakhir, menurut Rifda, kesehatan dan pencegahan adalah hal yang paling utama dan perlu diprioritaskan.

“Semoga UNAIR tidak pernah berhenti berbenah untuk menghadirkan metode perkuliahan yang efektif dengan selalu memprioritaskan kesehatan bagi seluruh civitas,” lanjutnya.

Begitupula dengan Alfina Rossa. Menurutnya, tidak masalah jika perkuliahan masih dilaksanakan secara online atau blended learning dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan civitas. Namun dia berharap agar metode perkuliahan menjadi lebih bervariatif dan mahasiswa tidak dibatasi dalam mengambil mata kuliah yang seharusnya sudah bisa diambil saat kondisi normal, seperti mata kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Menurutku, saat ini apapun itu jangan menunggu hingga pandemi berakhir karena kita tidak tahu kapan hal tersebut terjadi. Namun kitalah yang harus dapat beradaptasi termasuk pembelajaran dan sistemnya,” pungkas Rossa. (*)

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu