Persepsi Isteri Terhadap Suami Penderita Disfungsi Ereksi di Indonesia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi disfungsi ereksi. (Sumber: alodokter)

Disfungsi seksual terkait diabetes mellitus yang terjadi pada pria secara signifikan mempersulit pemenuhan kebutuhan seksual pasangannya, ini mempunyai peran yang sangat signifikan terhadap kejadian disfungsi ereksi sehingga memberikan tekanan yang serius terhadap gairah seksual dan hubungan seksual.

Fenomena disfungsi seksual umumnya meliputi domain hasrat, frekuensi melakukan hubungan intim dan kepuasan, sehingga ada perasaan takut terjadinya kegagalan dalam berhubungan intim, dan ini sangat dirasakan oleh pria yang menderita diabetes mellitus dari pada wanita. Sehingga Isteri memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat penting dalam meningkatkan gairah seksual suami yang mengalami disfungsi ereksi dalam menjaga keintiman hubungan. Upaya tersebut merupakan bagian penting dari masalah psikososial dalam rumah tangga yang memerlukan perhatian serius dari perawat jiwa untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga melalui therapy psikologis.

Faktor interpersonal, keyakinan diri dan psikologis sangat memengaruhi disfungsi seksual, dan beberapa isteri terkadang tidak menyadari masalah yang dirasakan oleh pasangannya. Keterbukaan masalah seksualitas pada pasangannya, sangat memungkinkan untuk menjaga hubungan intim dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, sehingga dapat meningkatkan gairah seksual suami yang menderita disfungsi seksual. Dan keterbukaan isteri dalam masalah seksualitas mampu meningkatkan keyakinan diri suami yang menderita gangguan seksualitas. Selain itu, keyakinan diri yang tinggi dari suami dengan disfungsi seksual akan meningkatkan kualitas hubungan seksual diantara pasangan

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, bagaimana persepsi dan pengalaman isteri untuk meningkatkan pemahaman kehidupan keluarga dalam menjaga hubungan seksual yang harmonis diantara pasangan akibat suami dengan diabetes mellitus menderita disfungsi seksual. Tindakan ini menjadi elemen inti dalam mempromosikan antisipasi terhadap kejadian disfungsi ereksi penderita diabetes mellitus yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan seksual. Ini untuk meningkatkan kemampuan pola interaksi dan saling memberikan dukungan baik secara fisik, psikologis maupun sosial kepada pasangan suami isteri. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran isteri dalam mendukung suami yang mengalami disfungsi seksual dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga.

Penulis: Nuruddin

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

10.31838/srp.2020.9.96

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu