BEM FKG UNAIR Adakan Tabligh Akbar sebagai Puncak STEROID 2020

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana tabligh akbar sebagai puncak acara dari STEROID 2020 saat Ustadz Dr. H. Ahmad Wijayanto, MA., memaparkan materinya. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Penggelaran acara tahunan BEM FKG UNAIR yaitu Symphony in Islamic Seminar and Paper Competition of Airlangga Index (STEROID) pada tahun ini harus dilaksanakan secara daring. Tentu saja, mahasiswa muslim merupakan target audiens untuk kegiatan ini dan mengutip perkataan Ketua Pelaksana STEROID 2020 Dimas Bayu, kegiatan ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi, terutama terhadap mahasiswa baru FKG UNAIR yang beragama islam. Puncak acara dari STEROID 2020 adalah digelarnya tabligh akbar pada Minggu (22/11/2020).

“Acara ini saya harapkan dapat memberi manfaat, meningkatkan motivasi dan pengetahuan mengenai Islam, serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah antara warga muslim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga dengan warga muslim dari Universitas lain Se-Indonesia,” ujar Dimas.

Tema yang diangkat pada tabligh akbar daring ini adalah ‘Urgensi Mengkaji Hikmah Pandemi dari Sudut Pandang Islam bagi Generasi Muda Muslim’. Ustadz Muzammil Hasballah dan Ustadz Dr. H. Ahmad Wijayanto, MA., hadir dalam kegiatan ini sebagai narasumber. Beberapa tips bahkan diberikan oleh Ustadz Wijayanto bahwa pandemi COVID-19 ini dapat dijadikan kesempatan oleh pemuda muslim untuk membaca, memahami, menghafal, meyakini, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur’an agar senantiasa meningkatkan keimanan terhadap Allah SWT. Pakar sosiologi itu juga mengingatkan kepada audiens untuk jangan memutus tali silahturami dengan keluarga dan teman sekalipun tidak dimungkinkan untuk bertemu secara langsung.

“Anda belajar dan harus mengajarkan, dari ini akan panjang usia, dari sini akan wa ziyadatan fil ilmi. Silaturahim akan bertambah ilmu kita dimana menuntut ilmu agama ini adalah jalan surgawi. Nabi (Muhammad) menghubungkan surga dengan menuntut ilmu, ‘Siapa yang melonggarkan waktunya, hartanya, tenaganya untuk belajar ilmu agama, maka dia merintis jalannya menuju surga’. Satu jam kita zoom meeting, pahalanya melebihi tahajud semalam suntuk,” tutur alumni Universitas Islam Internasional Islamabad itu

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu