Kasus Dugaan Infeksi Monkeypox pada Orang Dewasa dengan Diagnosa Banding Chickenpox

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Economist.com

Monkeypox merupakan suatu penyakit yang ditularkan dari hewan kepada manusia, yang dalam hal ini merupakan monyet. Gejala klinis yang muncul dari penyakit monkeypox sangatlah mirip dengan chickenpox atau cacar air. Virus yang menjadi penyebab merupakan genus Orthopoxvirus dari family Poxviridae. Penularan bisa terjadi bila ada kontak dengan hewan, manusia ataupun material lain yang sudah terkontaminasi dengan virus. Virus masuk ke dalam tubuh manusia melalui kulit, saluran napas atau mukosa membran (mata, hidung, atau mulut). Penularan dari hewan ke manusia bisa melalui gigitan atau cakaran, memakan daging yang tidak dimasak dengan sempurna ataupun kontak langsung dengan cairan tubuh baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kasus infeksi monkeypox pada manusia pertama kali dilaporkan di Kongo pada tahun 1970. Kasus terbaru dilaporkan di Singapura pada tanggal 8 mei 2019. Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit monkeypox dapat berupa infeksi bakteri sekunder, gangguan pernapasan, bronkopneumoni, dehidrasi, sepsis, dan infeksi pada kornea mata berupa kehilangan kemampuan penglihatan. Chickenpox atau cacar air yang disebabkan oleh Varicella Zoster Virus merupakan diagnosa pembanding utama untuk monkeypox dikarenakan mempunyai gejala klinis yang hampir serupa. Infeksi chickenpox sering pada anak-anak, dan bila terjadi pada orang dewasa akan menunjukkan gejala klinis yang lebih berat. Pada penelitian sebanyak 730 pasien di Kongo yang didiagnosa dengan chickenpox, 3,7% terdeteksi monkeypox melalui pemeriksaan laboratorium, dan sebanyak 7,3% di antaranya didiagnosa dengan chickenpox atipikal. Konfirmasi dengan pemeriksaan laboratorium sangatlah penting karena gejala klinis yang tampak pada monkeypox sangatlah mirip dengan chickenpox.

Disini kita akan melaporkan suatu kasus yang terjadi di Surabaya-Indonesia, dimana pada tanggal 1 Juni 2019 ada laporan infeksi kasus yang menyerupai monkeypox yang dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo-Surabaya. Pasien menunjukkan gejala lepuh-lepuh kecil tersebar di seluruh tubuh, yang didahului oleh demam dan nyeri otot seminggu sebelumnya. Pasien juga mempunyai riwayat kontak dengan hewan monyet yang dipelihara oleh tetangganya. Dengan gejala klinis yang berat dan adanya riwayat kontak dengan hewan monyet serta periode waktu yang hanya berselang sebulan dengan kasus yang dilaporkan di Singapura, membuat kita mewaspadai adanya kemungkinan infeksi monkeypox dengan diagnosa banding chickenpox. Untuk memastikan hal tersebut, dilakukan pemeriksaan laboratorium molekuler sebagai sarana diagnostik. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan cairan vesikel dari pasien yang diambil dari dasar lepuh. DNA sampel pasien diekstraksi lalu diperiksa dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Untuk kasus ini sampel dibandingkan dengan primer khusus untuk Varicella Zoster Virus. Hasil akhir pemeriksaan dapat dikonfirmasi bahwa pasien positif terkena chickenpox.

Tindakan pemeriksaan yang kita lakukan merupakan suatu langkah yang cepat dan tepat, mengingat pada pasien ini memiliki gejala yang menyerupai infeksi monkeypox dan ditambah adanya riwayat kontak dengan hewan monyet sebelumnya. Kondisi ini juga terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan kasus konfirmasi positif monkeypox di Singapura sebulan sebelumnya. Mempertimbangkan kondisi negara yang berbatasan langsung dan tingginya angka perjalanan antar negara, membuat kita lebih waspada dalam menyikapi kemungkinan kasus infeksi yang terjadi, sehingga pada akhirnya kita dapat memastikan bahwa kemungkinan infeksi monkeypox dapat disingkirkan dan diagnosa pasti chickenpox dapat ditegakkan dengan pemeriksaan laboratorium molekuler.

Penulis: Junis Tumewu, Maya Wardiana, Evy Ervianty, Sawitri, Rahmadewi, Astindari, Sylvia Anggraeni, Yuri Widia, Mochamad Amin, Siti Rochmanah Oktaviani Sulichah, K. Kuntaman, Juniastuti, Maria Inge Lusida

Informasi detail dari artikel ini dapat diases pada laman berikut: https://www.pagepress.org/journals/index.php/idr/article/view/8724

(An adult patient with suspected of monkeypox infection differential diagnosed to chickenpox)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu