Surveilans Kesehatan dan Dukungan Teknologi Informasi untuk Pemantauan Status Covid-19 Secara Mandiri

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di Indonesia per tanggal 29 November 2020 telah mencapai 534.266 kasus, dimana angka kasus meninggal sebanyak 16.815 orang. Angka ini terjadi peningkatan dibandingkan pelaporan sebelumnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk memutus rantai penularan. Surveilans merupakan salah satu rekomendasi WHO untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 melalui pemantauan dan deteksi masalah kesehatan di masyarakat. Surveilans merupakan upaya pemantauan masalah kesehatan melalui pengumpulan dan analisis data secara terus-menerus untuk menghasilkan informasi yang dipakai dasar dalam tindakan pencegahan. Pelaksanaan surveilans perlu didukung oleh teknologi informasi untuk mempercepat proses pencatatan dan pelaporan yang dilakukan.

Tim dosen Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (FKM UNAIR) melakukan pengabdian masyarakat tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Deteksi Dini dan Pemantauan Mandiri Status Covid-19 Melalui Surveilans Berbasis Elektronik. Kegiatan yang terselenggara pada 11 November 2020 ini dilakukan di Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya sebagai mitra dan lokasi binaan FKM UNAIR.

Pada kesempatan tersebut Dr. Santi Martini, dr., M.Kes menyampaikan materi tentang Covid-19 yang memuat bahaya Covid-19, cara penularan, dan upaya pencegahannya. Perilaku 3 M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak merupakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh segenap masyarakat. Penjelasan tersebut dilengkapi oleh Kurnia Dwi Artanti, dr., M.Sc tentang pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung pencegahan dan penularan Covid-19. Bentuk peran serta masyarakat dalam mendukung surveilans Covid-19 dapat dilakukan melalui pencatatan dan pelaporan status Covid-19 serta pemantauan mandiri.

Materi surveilans Covid-19 dan tutorial penggunaan aplikasi surveilans Covid-19 disampaikan oleh Dr. Arief Hargono, drg., M.Kes. Melalui pemantauan secara mandiri ini diharapkan masyarakat sadar dan waspada akan kondisinya sehingga taat terhadap protokol kesehatan yang berlaku. Aplikasi yang digunakan untuk mendukung surveilans Covid-19 di masyarakat ini dikembangkan atas kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat FKM UNAIR didukung Direktorat Sistem Informasi Universitas Airlangga (DSI UNAIR). Aplikasi yang dapat diakses di http://surveilans.fkm.unair.ac.id/ ini telah merujuk pada Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) revisi 5.

Aplikasi tersebut berfungsi sebagai penunjang pencatatan dan pelaporan secara elektronik serta memuat bentuk informasi penting tentang Covid-19 dalam bentuk infografis dan Frequently Asked Questions (FAQ). Aplikasi ini merupakan pengembangan dari aplikasi surveilans UNAIR yang dikembangkan oleh Tim Surveilans Corona FKM UNAIR dan DSI UNAIR.

Sosialisai tentang surveilans Covid-19 pada warga kelurahan Kenjeran, kecamatan Bulak, kota Surabaya memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta tentang surveilans Covid-19. Hasil uji coba penerapan aplikasi surveilans Covid-19 pada masyarakat menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu menjalankan fungsinya sebagai input data dan menghasilkan informasi tentang status Covid-19 berikut rekomendasinya secara cepat. Kendala dialami ketika melakukan pendaftaran peserta, namun peserta memiliki keinginan untuk terus menggunakan aplikasi surveilans Covid-19 karena sangat membantu untuk menentukan status Covid-19 secara cepat dan akurat.

Sosialisasi tentang perlunya surveilans sebagai upaya pemantauan masalah kesehatan pada masyarakat perlu terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan dan deteksi dini terhadap gejala penyakit yang timbul. Pelaksanaan surveilans perlu ditunjang dengan pemanfaatan teknologi informasi agar dapat mempercepat proses pencatatan dan pelaporan serta mempermudah analisis data.

Penulis: Arief Hargono

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu