Pentingnya Mengenalkan Ilmu Leadership dan Decision Making pada Remaja

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Penyampaian materi leadership dan decision making melalui poster oleh Syifaul Lailiyah S.KM., M.Kes. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Masa remaja diasosiasikan sebagai masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Perilaku remaja pada masa ini akan menentukan kualitas mereka kelak sebagai sumber daya pembangunan. Oleh karena itu, penting untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan kemampuan untuk menangkal pengaruh negatif yang sangat gencar saat ini dan mencegah terjadinya perilaku yang berisiko.

“Salah satu kemampuan yang penting serta perlu ditanamkan dan dibangun untuk remaja generasi Z adalah kepemimpinan (leadership) dan pengambilan keputusan (decision making) dalam bidang kesehatan remaja,” ujar Syifaul Lailiyah S.KM., M.Kes. menjelaskan alasan pentingnya pemberian materi leadership dan decision making diberikan dalam Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Dosen kali ini.

Dari beberapa materi yang disampaikan dalam Pengmas yang di selenggarakan oleh dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Banyuwangi dan beberapa dosen Surabaya, ada satu materi yang tak kalah menarik. Penyampaian materi kepemimpinan dan pengambilan keputusan, rupanya membuat antusias peserta meningkat. Hal tersebut bisa saja terjadi lantaran peserta jarang menerima materi semacam itu.

Berdasarkan dari hasil survei dasar yang dilakukan sebelumnya, menyatakan bahwa lebih dari 75% remaja tidak pernah mendapatkan sosialisasi/pelatihan/seminar terkait kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Sisanya, remaja pernah mendapatkan materi kepemimpin paling banyak diperoleh dari kegiatan OSIS dan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yaitu masing-masing sebesar 23%. Sedangkan terkait materi pengambilan keputusan, paling banyak juga diperoleh dari kegiatan LDKS yaitu sebesar 50%.

Kegiatan terselenggara dengan sukses pada 22-23 Oktober 2020. Yang tentu saja, dilaksanakan secara daring melalui platform zoom. Semangat dan antusias dari peserta baik saat penyampaian materi maupun diakhir sesi semakin menambah kesuksesan acara tersebut.

Lebih lanjut, dosen yang akrab dipanggil Syifa itu menjelaskan beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Kompetensinya yaitu mampu menyelesaikan masalah, berpengetahuan luas, dan mampu memahami sistem sosial.

Tak ketinggalan, beliau juga menyebutkan beberapa karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Yaitu mulai dari suka bergaul, percaya diri, optimis, motivasi tinggi, bertanggungjawab, tekad yang bulat hingga memiliki moral dan kepribadian yang kuat serta baik.

Agar terkesan lebih menarik, penyampaian materi melalui beberapa media lain seperti poster dan video. Syifa juga menyampaikan harapannya setelah memberikan materi tersebut kepada UNAIR NEWS pada Jum’at, (23/10).

“Semoga literasi leadership dan decision making dalam kesehatan remaja pada generasi Z di Kecamatan Licin dan Kecamatan Banyuwangi meningkat sebesar 20%,” tutupnya. (*)

Penulis : Rista Novianti

Editor  : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu