Kombinasi Periodontal Ligament-Derived Stem Cells dengan Acemannan dan Chitosan sebagai Terapi Ameloblastoma

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Clinica Dental ICEO

Prevalensi ameloblastoma, metastasis ameloblastoma dan ameloblastoma carcinoma menunjukkan sejumlah 1,6-2,2% dari semua kasus tumor odontogenik yang ada. Insiden ameloblastoma sendiri mencapai 1,79 setiap 10 juta orang per tahun. Insidensi ini lebih tinggi terjadi pada pria dibandingkan wanita. Di Indonesia Timur, penelitian menunjukkan bahwa dari tahun 2011-2016 ada 84 orang yang menderita ameloblastoma. Kebanyakan kasus ameloblastoma adalah ameloblastoma multikistik dan lokasinya berada dirahang bawah.

Terapi yang saat iniada untukmengobati ameloblastoma dilakukan secara konservatif seperti bentuk enukleasi dan kuretase dan reseksi rahang, tetapi terapi ini masih membutuhkan waktu penyembuhan yang lamadan regenerasi jaringan tulang karena adanya defek jaringan tulang yang cukup luas. Penelitian menunjukkan Mesenchymal Stem Cells (MSCs) berasal dari gigi memiliki keunggulan dibandingkan sel punca yang berasal dari sumsum tulang manusia (hBMSCs). Alireza dkk dalam penelitiannya membuktikan hal ituPeriodontal Ligament-Derived Stem Cells (PLDSCs) memilikipotensi untuk berdiferensiasi menjadi jaringan osteogenik atau jaringan tulang. Acemannan adalah polisakarida mengandung β- (1.4) -acetylated polymannose yang diekstraksidari gel lidah buaya. Menurut penelitian sebelumnya, Acemannan terbukti merangsang pembentukan tulang secara in vivo. Scaffold kitosan adalah kombinasi yang cocok untuk memperbaiki kerusakan tulangkarena sifatnya yang mudah dibuat dan mudah diatur danmemiliki kekuatan mekanik yang tinggi.

Penggunaan PLDSC sebagai sumber stem cells akanmenginduksi proses regenerasi tulang karena sel ini bersifat sebagai osteoinduction dan imunomodulator.Selain itu penambahan acemannan pada PLDSCs akan mempercepat regenerasi tulang karena dapat meningkatkan aktivitas Alkali Phosphatase (ALPase) dan menginduksi RUNX2, yang bertindak sebagai faktor transkripsi dalam osteogenesis. Oleh karena itu, kombinasinya PLDSC dengan acemannan dalam scaffold kitosan dapat meregenerasi defek tulang akibat ameloblastoma.

Penulis: Saka Winias

Informasi detail mengenai hal ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

http://www.connectjournals.com/toc.php?bookmark=CJ-033216&&%20volume=20&&%20issue_id=Supp-01%20&&%20issue_month=July&&year=2020#

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu