Usung Aplikasi Anemia “Si Ana” (Say No to Anemia), Mahasiswa FKM Juara II LKTI Nasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Kembali salah satu Ksatria Airlangga menorehkan prestasi di kancah nasional. Ulfah Mu’amarotul Hikmah bersama dengan Alya Pradnyaparamita mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) meraih juara II di ajang LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) Tingkat Nasional NutResearch 2020 yang diumumkan pada Minggu (13/09/20). Kegiatan Nutribe yang diselenggarakan oleh Asosiasi Mahasiswa Gizi Universitas Airlangga (AMAZI) diikuti dari berbagai universitas di Indonesia.

KTI itu bermula dari keprihatinan terhadap angka kasus anemia di Indonesia yang semakin tinggi dan mengancam risiko kesehatan. Selain itu, kesehatan adalah sektor yang akan mendapatkan keuntungan besar dari dampak Revolusi Industri 4.0 dan besarnya minat masyarakat terhadap inovasi dalam bidang teknologi.

“Aku adalah salah satu penderita anemia yang makanya sangat tertarik buat mempelajari hal ini,” tutur mahaiswa kesehatan masyarakat tersebut.

Dari permasalahan tersebut, Ulfah-sapaan akrabnya membuat gagasan  ‘Si Ana (Say No to Anemia)’ sebagai hasil dari topik ‘Penggunaan teknologi dan media dalam upaya pendidikan pencegahan anemia’. Inovasi tersebut, sambungnya, sebagai solusi mencegah anemia berbasis android bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia dengan mengutamakan dua kelompok sasaran yaitu remaja putri dan ibu hamil.

“Nah, inovasi ini menampilkan sisi penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat saat ini, serta memanfaatkan tren. Kami pinginnya juga menggandeng instansi kesehatan sebagai ajakan kerja sama mitra,” tambah salah satu finalis Duta FKM UNAIR 2019 tersebut.

Ulfah Muammarotul Hikmah, mahasiswa FKM UNAIR

Dengan kemenangan tersebut, Ulfah berharap, suatu saat ada yang tertarik dengan aplikasi tersebut terutama pihak Kementrian Komunikasi dan Informasi dan instansi kesehatan terkait. Sehingga, aplikasi ini tidak hanya berhenti di desain saja, namun juga bisa dijalankan dengan baik.

“Karena menurutku ide aplikasi kami akan sangat membantu untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat supaya lebih aware terhadap anemia,” pungkasnya. (*)

Penulis: Asthesia Dhea C.

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu