Pakar Psikolog dan Ketua PPMB UNAIR Paparkan Tips Memilih Jurusan di UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rektor UNAIR (kiri) bersama Ketua MGBK Dr. Didiek Budihardjo, M.M, M.Pd, Pakar Psikolog UNAIR Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog dan Ketua PPMB UNAIR Achmad Solihin SE., M.Si. saat mengadakan Open Talk Tips Memilih Jurusan Universitas Airlangga (29/7/2020). (Foto: Sandi Prabowo)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, menyelenggarakan Open Talk Tips Memilih Jurusan Universitas Airlangga pada Rabu (29/7/2020). Open Talk yang diadakan secara daring tersebut, diikuti oleh guru-guru Bimbingan Konseling (BK), calon mahasiswa beserta orang tua yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. 

Dr. Didiek Budihardjo, M.M, M.Pd selaku Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Jawa Timur menyampaikan terima kasih kepada Rektor UNAIR karena sudah memberikan kesempatan kepada guru-guru BK se-Indonesia untuk bersama-sama mengikuti talk show tersebut. Dr. Didiek berharap Bapak/Ibu guru BK bisa menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada siswa-siswinya.

“Kami percaya, bahwa dengan adanya talkshow ini banyak hal-hal baru yang bisa kami petik sehingga kami bisa memberikan informasi yang benar kepada anak-anak kami,” tuturnya. 

Sementara itu, Pakar Psikolog UNAIR, Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog membagikan tips-tips memilih jurusan dari segi psikologi. Menurutnya ada tiga poin utama yang harus disadari agar calon mahasiswa baru bisa sukses kuliah. Ketiga poin tersebut adalah sesuai minat, sesuai bakat, dan pribadi yang gigih tapi fleksibel.

“Kalau kita lihat dari sesuai minat, dapat melihat dari bidang materi apa yang disukai dan menghabiskan banyak waktu. Apa yang menimbulkan rasa ingin tahu dalam diri siswa,” jelasnya.

Apabila dilihat dari poin kedua, yaitu sesuai bakat, bisa dilakukan dengan melihat mata pelajaran sekolah, sebagai tanda awal kita melihat bakat kita. Bakat juga dilihat dari kekuatan diri seperti daya ingat, analisis, dan lain-lain.

“Kita harus fokus pada kekuatan diri, sehingga kita bisa lebih maju. Jika kita hanya melihat kelemahan, kita hanya akan jalan di tempat,” tuturnya.

Kemudian poin ketiga, yaitu pribadi gigih yang fleksibel. Menurut Dr. Dewi, poin ketiga ini dapat ditingkatkan dengan menumbuhkan rasa cinta dengan melihat hal positif dan mencari informasi yang dipelajari di jurusan yang dituju. Dengan berpikir positif dan selalu melihat segala sesuatu secara positif, Dr. Dewi yakin calon mahasiswa baru akan sukses untuk kuliah di UNAIR.

Lebih lanjut, Achmad Solihin SE., M.Si. selaku Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, menyampaikan bahwa dalam memilih jurusan, harus disesuaikan dengan bakat dan passion siswa. Siswa sebagai calon mahasiswa baru harus lebih memperhatikan bakat dan minatnya, kemudian diperjuangkan ke jurusan yang sesuai.

Solihin menjelaskan bahwa jalur masuk seleksi mahasiswa di UNAIR ada 3, yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri. Untuk tahun ini ada sedikit perubahan pada jalur masuk Mandiri. Menurutnya, seleksi mandiri UNAIR dibagi menjadi 2, yaitu Mandiri Reguler dan Kemitraan.

“Jalur kemitraan ini kita membuka kesempatan bagi institusi, perusahaan, dan Lembaga untuk bersama-sama membantu mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya.

Jalur seleksi Mandiri Kemitraan menggunakan nilai UTBK dan memiliki surat rekomendasi dari mitra yang akan bermitra dengan UNAIR.  Sedangkan untuk Mandiri Reguler, menggunakan tes tulis online seperti biasa.

UNAIR juga memiliki program kelas internasional. Pada saat ini, ada 9 program studi yang memiliki kelas internasional. Ialah Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Kedokteran Hewan, Ilmu Hukum, Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Islam dan Psikologi.

“UNAIR sangat memperhatikan kualitas, jadi faktor penentu dari diterimanya seseorang itu adalah murni dari hasil tesnya. Itu yang mungkin harus dipahami,” pungkasnya. (*)

Penulis:  Sandi Prabowo

Editor:  Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu