Ekstrak Daun Suruhan Dapat Mempercepat Penyembuhan Luka Setelah Pencabutan Gigi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh okezone news

Pencabutan gigi merupakan tindakan yang umum dan paling sering dilakukan oleh dokter gigi, maka dari itu tantangan yang dihadapi adalah bagaimana mencapai penyembuhan luka yang baik dan optimal. Proses penyembuhan luka setelah pencabutan gigi merupakan proses yang dinamis karena dipengaruhi banyak faktor terutama keutuhan mukosa (Jaringan lunak rongga mulut) dan tulang rahang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada tingkatan sel, fibroblast merupakan sel yang berperan sangat penting untuk penyembuhan luka karena sel tersebut memproduksi matriks atau bahan dasar yang berperan untuk mendukung proses penyembuhan luka.

Komplikasi yang sering terjadi pasca pencabutan gigi adalah pembengkakan, nyeri, dan infeksi yang dapat menghambat proses penyembuhan luka. Obat antibiotik dan antinyeri yang diberikan pada pasien untuk mengatasi komplikasi pasca operasi sering kali memberikan efek samping yang tidak diharapkan dan berbahaya untuk kondisi pasien. Dewasa ini, banyak digunakan obat herbal untuk menggantikan obat produksi pabrik farmasi karena obat herbal dianggap lebih alamiah dan aman serta memiliki fungsi dan khasiat yang hampir sama dengan obat produksi pabrik farmasi.

Salah satu jenis obat herbal yang mendapat perhatian khusus untuk diteliti secara khusus adalah tanaman daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) karena memiliki banyak keuntungan dan khasiat serta belum ada penelitian yang menunjukkan adanya efek samping yang merugikan. Daun Suruhan merupakan tanaman herbal yang banyak ditemukan di daerah tropis seperti Afrika, Asia Tenggara, dan Australia, tanaman ini sering dipakai sebagai obat untuk beberapa penyakit atau gangguan kesehatan seperti infeksi bernanah (abses), nyeri perut, luka iritasi di kulit, radang pada mata, campak dan gangguan fungsi ginjal. Salah satu zat penting yang terdapat dalam tanaman ini adalah flavonoid yang memilki fungsi sebagai antioksidan dan antibakteri serta membantu proses penyembuhan luka. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas konsentrasi ekstrak 8% tanaman daun Suruhan terhadap jumlah sel fibroblas pada hari ke 3 dan hari ke 7 setelah pencabutan gigi.

Serangkaian proses penelitian ini dimulai dengan pembuatan ekstrak daun Suruhan dilakukan di UPT Materia Medica Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Batu. Perlakuan hewan coba dilakukan di Laboratorium Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya. Pembuatan sediaan mikroskopis tulang rahang bawah dan penghitungan sel fibroblas dilakukan di Pusat penelitian (Research Center), Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga, Surabaya. Hewan yang diteliti adalah tikus Wistar (Rattus norvegicus), berusia 2-3 bulan, dengan berat 150-200 gram. Dalam penelitian ini, jumlah sampel adalah 28 tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 7 tikus Wistar. Dalam uji kandungan zat di laboratorium ditemukan bahwa isi ekstrak daun Suruhan adalah flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid. Kandungan tanin dan flavonoid yang merupakan cabang dari senyawa polifenol yang memiliki efek antibakteri, selain itu flavonoid juga memiliki fungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi sinyal sel radang sehingga tidak menghambat proses penyembuhan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan telaah statistik, didapatkan peningkatan jumlah fibroblast yang signifikan pada kelompok yang diberi ekstrak daun Suruhan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun Suruhan dapat meningkatkan proses proliferasi fibroblas yang menyebabkan percepatan proses penyembuhan luka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun Suruhan menunjukkan efek langsung dan tidak langsung dalam mempercepat proliferasi atau pembelahan sel fibroblast karena memiliki sifat anti radang, anti nyeri, antioksidan, dan antibakteri.

Penulis: Muhammad Subhan Amir

Department of Oral and Maxillofacial Surgery, Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Identitas Jurnal:   Biochem. Cell. Arch. Vol. 19, Supplement 2, pp. 4859-4862, 2019

Link     : http://www.connectjournals.com/toc.php?bookmark=CJ033216&&%20volume=19&&%20issue_id=Supp-02&&%20issue_month=December&&year=2019

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu