Ketahui Penggunaan Ukuran Induk yang Efisien untuk Pembenihan Udang Red Cherry

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh floradanfauna.com

Udang Red Cherry (URC) (Neocaridina davidi) merupakan salah satu jenis udang air tawar yang berukuran kecil yang menjadi salah satu komoditas ekspor udang hias negara Indonesia. URC secara alami dapat ditemukan di Cina, Jepang, Korea, Vietnam, dan Taiwan. URC merupakan udang hias yang berukuran kecil dengan warna merah terang yang menarik sekali jika dipelihara dalam akuaskap. Hal ini yang membuat URC sangat diminati dan banyak dibudidayakan. Meskipun begitu, informasi dasar terkait dengan biologi reproduksi spesies ini sangat jarang ditemukan diliteratur.

Performa reproduksi udang dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya adalah ukuran induk dan habitatnya, sistem budidaya dan kondisi lingkungannya, musim dan umur, pakan, serta faktor genetik. Studi mengenai hal-hal yang mempengaruhi performa rekroduksi yang pernah dilakukan adalah mengenai pengaruh pakan dan suhu pemeliharaan.

Meskipun performa reproduksi URC merupakan faktor pembatas pada keberhasilan produksi benih pada budidaya URC, namun demikian hanya sedikit sekali studi yang terkait hal ini. Produksi benih URC secara komersial di negara-negara Asia umumnya dilakukan pada kondisi captive breeding. Parameter-parameter performa reproduksi yang menentukan kapasitas produksi benih dari induk  betina adalah fekunditas dan  periode kematangan gonad. Di sisi lain, ukuran telur juga potensial memberikan efek pada kualitas benih.

Informasi mengenai ukuran induk yang optimal sangat penting untuk efisiensi produksi benih di hatchery dan meningkatkan kualitas benih yang dihasilkan. Pertanyaannya adalah apakah induk yang lebih besar dapat memproduksi lebih banyak benih dengan kualitas yang lebih baik.

Induk udang red cherry dikelompokkan dalam 3 kelompok ukuran yaitu small (S: 1,5-1,7 cm), medium (M: 1,8-2,0 cm), dan large (L: 2,1-2,3 cm). Berdasarkan pengamatan pada 3 kelompok ukuran tersebut, diketahui bahwa pada induk ukuran L menghasilkan jumlah telur terbanyak, ukuran telur paling seragam, dan periode kematangan gonad yang paling cepat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ukuran induk yang direkomendasikan untuk efisiensi pembenihan udang red cherry adalah 2,1-2,3 cm. 

Penulis: Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si.

Informasi lebih lengkap dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

http://journals.tubitak.gov.tr/veterinary/abstract.htm?id=26838

 

Budi, D. S., Hartono, D., Maulana, F., Bodur, T., & Lutfiyah, L., Suciyono, Prayogo (2020). Some fecundity parameters and ovarian maturity criteria of ornamental red cherry shrimp (Neocaridina davidi). Turkish Journal of Veterinary and Animal Sciences44(2), 456-462.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu