Hari Kedua, Administratur dan Pengawas Lakukan FGD Lewat Gawai

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Noven Suprayogi SE., M.Si., Ak., saat memandu jalannya FGD. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja – FGD Administratur dan Pengawas di lingkungan Universitas Airlangga diisi dengan diskusi bersama. Kali ini, diskusi yang bertempat di Ballroom Hotel Illira Banyuwangi pada Senin (27/1), dipandu langsung oleh Noven Suprayogi SE., M.Si., Ak.

Pada saat memulai memandu FGD, dosen FEB yang akrab disapa Noven itu meminta seluruh peserta untuk menuliskan masalah terbesar yang terjadi di unit kerja masing-masing via web yang bisa diakses melalui gawai masing-masing. Hal itu, sontak membuat FGD semakin hidup dan terukur.

“Silahkan semua menuliskan masalah apa saja yang ada dilingkungan kerja masing-masing,” ujar Noven.

Setelah masing-masing peserta menuliskan melalui web yang sudah disediakan, tercatat banyak permasalahan yang terlihat di layar. Permasalahan tersebut mulai dari komunikasi, internet yang lemot, ruwet, takut mengambil keputusan, masalah perencanaan, kompetensi tidak sesuai, pemahaman tidak sama, jumlah staf kurang, efektifitas organisasi, koordinasi, dan kurang memahami prosedur.

Dari rentetan permasalahan yang ada, beberapa menjadi permasalahan yang hampir dirasakan disemua unit kerja. Salah satunya yakni kurang memahami prosedur. Dari hal itu, Noven meminta beberapa peserta menjelaskan permasalahan yang sudah disebutkan.

Menanggapi pernyataan itu, Yunus Abdul Halim S.Si., M.Kom., dari Sekretariat Universitas mengatakan, ada beberapa layanan berbasis aplikasi yang setiap tahun banyak pertanyaan yang diulang-ulang. Hal itu, terkait adanya rotasi.

“Sehingga saat pergantian pasti akan menujmpai pertanyaan-pertanyaan yang sama,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Lilik dari bagian keuangan, menyinggung perihal tidak adanya pengayaan sebagai wadah untuk refreshing dan merekatkan kekompakan antar pegawai. Hal ini, baginya memang sangat penting, sebagai manusia yang menjalankan roda orgnaisasi, diperlukan satu tahun sekalai untuk rekreasi bersama.

“Mungkin luarannya dilihat seperti senang-senang saja, tapi adanya kegiatan pengayaan ini adalah momen penting untuk mengembalikan semangat dan merekatkan kekompakan antar pegawai,” ujarnya.

Salah satu tim dari FEB saat melakukan presentasi poster. (Foto: Nuri Hermawan)

Usai beberapa perwakilan menjelaskan permasalahan yang ada, Noven selanjutnya meminta peserta untuk kembali menuliskan solusi-solusi yang tepat dari permasalahan yang sudah dituliskan. Dari simpulan solusi yang dituliskan di laman web yang disediakan, tercatat beberapa solusi. Diantaranya ada rapat rutin koordinasi, otomatisasi sistem, pengayaan dikemas rapat kerja, pelatihan, hadiah untuk staf berprestasi, dan pelatihan.

Usai melakukan FGD, peserta melakukan presentasi poster yang berisi tentang capaian kegiatan di tahun 2019 dan rencana kegiatan di tahun 2020. Tercatat dari seluruh fakultas dan direktorat, ada 10 poster terpilih untuk mempresentasikan. Ialah poster dari FKM, FIB, FH, FEB, FPsi, SU, LPI, DSI, FKp, dan SDM.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu