Mahasiswa KKN BBM 61 Inisiasi Pembentukan Bank Sampah di Desa Kisik Kabupaten Gresik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
(Foto: istimewa)

UNAIR NEWS –  Kegiatan KKN BBM UNAIR Periode 61 menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu selama di perkuliahan untuk diterapkan di masyarakat.  Beberapa program telah disiapkan untuk pengembangan Desa lokasi KKN, salah satunya yaitu pendirian bank sampah dan pembuatan Perdes (peraturan desa) tentang bank sampah dari Mahasiswa KKN BBM Desa Kisik.

Desa kisik merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Jawa Timur. Keberadaan TPS yang belum berfungsi secara maksimal, belum adanya bank sampah dan kondisi lingkungan disana membuat Mahasiswa KKN Kisik memiliki inisiatif untuk mendirikan bank sampah.

Pada Senin (13/1/2020) KKN BBM 61 UNAIR berkerja sama dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Kepala Desa Kisik dan segenap perwakilan masyarakat, Mahasiswa KKN BBM 61 Desa Kisik mengadakan penyuluhan dengan pemateri Johni, Umaya dan Nurul dari Kabupaten Gresik. Program bank sampah itu diberi nama “Bank Sampah Permata Kisik” dengan membentuk pengurus inti dan penyusunan Peraturan Desa (PERDES) mengenai Bank Sampah.

Selain pembentukan panitia inti, masing-masing RT yang ada di Desa Kisik membentuk pengurus kecil untuk mempermudah pengoperasian bank sampah disetiap RT. Masyarakat Desa Kisik sangat antusias dengan adanya pendirian Bank Sampah Permata Kisik. Masyarakat berbondong-bondong mengumpulkan sampah plastik yang ada di rumah mereka untuk nantinya disetorkan ke Bank Sampah.

“Saya antusias sekali, jujur sejak dulu sudah ada angan-angan bagaimana mengatasi masalah sampah yang ada di Desa Kisik, namun dengan adanya anak KKN Alhamdulillah terbentuk bank sampah Desa dan RT,” ujar Bu Yaumilah, salah satu warga Desa Kisik.

Selain itu, pada Minggu (20/1/2020) dilakukan juga peresmian Bank Sampah Permata Kisik yang dihadiri oleh Johni perwakilan dari BAPPEDA, Kiki selaku Camat Kecamatan Bungah, Ali Ishaq selaku Kepala Desa Kisik, dan segenap pengurus inti beserta perwakilan masyarakat Desa Kisik. Acara itu dilakukan di Balai Desa Kisik dan dilanjutkan dengan acara simulasi penimbangan sampah dan pemotongan tumpeng.

“Program ini bagus banget buat menjaga lingkungan dan menambah pemasukan bagi warga,” ujar Septian selaku Direktur Bank Sampah Permata Kisik.

Penulis: Ita Devi Sagita

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu