Semarak Pentas Seni Hingga Rintis Komunitas Pantomim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pentas seni perayaan tahun baru di Taman Beringin Asri, Selasa (31/12/2019). (Foto: istimewa)
Pentas seni perayaan tahun baru di Taman Beringin Asri, Selasa (31/12/2019). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Perayaan pergantian tahun di Desa Glagahagung, Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung semarak dengan diadakannya pentas seni sekaligus pengesahan taman Beringin Asri pada Selasa (31/12/2019) lalu. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-61 Back to Village (BV). Tidak hanya mengonsep acara pentas seni, mereka terlibat dalam realisasi taman baru sebagai ruang terbuka publik dengan memberikan sumbangsih ide dan nama.

“Jadi, taman baru itu berawal dari adanya lahan kosong di sekitar balai desa yang kemudian dijadikan lahan terbuka untuk menarik warga desa maupun luar desa untuk berkunjung. Sebagai ikon desa juga,” terang Arif Budianto, koordinator KKN.

Pentas seni yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga tengah malam itu menyajikan beragam kebudayaan. Mulai penampilan tari tradisional seperti Menjeng, Jaripah, dan Kembang Menur, hingga fashion show batik khas Banyuwangi.

“Antusiasme warga di sana cukup besar karena pentas seni ini dibuka untuk umum, semua kalangan bisa hadir dan menyaksikan. Acara juga berlangsung khidmat dan ditutup dengan bakar-bakar ikan bersama warga,” tutur Arif, koordinator kelompok.

Selain menggelar pentas seni, KKN yang terdiri atas 10 mahasiswa itu juga mendirikan sebuah komunitas pantomim. Komunitas tersebut menyasar pelajar di tiga Sekolah Dasar (SD) yang ada di Desa Glagahagung.

“Anak-anak SD itu kan nantinya jadi penerus di desa ini. Pantomim sendiri sudah punya nama di Indonesia dan menjadi cabang lomba kesenian, yang terbesar di FLS2N tingkat SD yang diadakan tiap tahunnya,” ungkap Adnan Guntur selaku penanggung jawab kegiatan.

“Kita bakal buat pementasan juga. Dari pementasan itu nantinya bisa digunakan dalam lomba FLS2N,” lanjutnya.

Tim KKN BV saat melakukan latihan rutin bersama komunitas pantomim di SD. (Foto: istimewa)

Sebelumnya, komunitas pantomim itu akan mendapat pelatihan rutin tiap Senin dan Kamis terkait pengenalan dan dasar-dasar pantomim seperti olah tubuh dan imajinasi. “Kami harap anak-anak SD di desa Glagahagung bisa terus berkembang melalui komunitas pantomim ini. Dan bisa jadi Desa Glagahagung punya bibit-bibit yang bisa diarahkan ke sana,” tambah Adnan.

Bukan hanya fokus pada bidang budaya dan pendidikan, namun juga bidang lain seperti kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Beberapa program KKN BV Glagahagung, di antaranya, ada entrepreneurship, peluang pengembangan wirausaha melalui strategi pemasaran untuk mengurangi jumlah pengangguran; edukasi hewan ternak; desaku bersih dan sehat juga bank sampah.

Penulis: Lailatul Fitriani

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu