Sabet Kejuaraan Lewat Kompetisi Panahan, Adi Surya Dirgahayu Jadi Wisudawan Berprestasi FKH

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i

UNAIR NEWS – Adi Surya Dirgahayu merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) yang berhak berbangga atas capaiannya menjadi wisudawan berprestasi periode Desember 2019. Melalui kompetisi panahan, Adi, sapaan akrabnya, berhasil menorehkan berbagai prestasi yang patut diapresiasi.

Mengikuti unit kegiatan mahasiswa (UKM) adalah kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk mengukir prestasi non-akademik. Hal itu pula yang diungkapkan oleh Adi. Dia tercatat sebagai mahasiswa yang aktif pada UKM Panahan UNAIR.

Semenjak bergabung dengan UKM Panahan, Adi mulai mengikuti berbagai perlombaan hingga ia berhasil menyabet beberapa juara. Di antaranya adalah juara 1 Individu Putra Gala Airlangga-Rektor Cup 2017, Juara 1 Individu Putra Surabaya Archery Competition Stage-1 2018 dan Juara 1 Beregu Putra Surabaya Archery Competition Stage-1 2018.

“Semenjak masuk UKM Panahan, saya bisa mengikuti lomba-lomba dan berhasil memenangkan beberapa juara,” ucap mahasiswa kelahiran Banyuwangi itu.

Dalam menyelesaikan studinya, Adi menulis skripsi dengan judul “The Tomato Juice (lycopersicum esculentum) on Spermatogenic Cell in Mice (mus musculus) Induced by Monosodium Glutamate”. Skripsi itu dibuat untuk meneliti efek antioksidan pada tomat yakni lycopene yang dapat menangkal radikal bebas akibat monosodium glutamate (MSG) terhadap jumlah sel spermatogenik.

Menurutnya, perjuangan yang paling ia rasakan adalah ketika mengerjakan skripsi tersebut. Hal itu dikarenakan sifat Adi yang pendiam dan mudah merasa takut ketika berhadapan dengan dosen. Namun perjuangan tersebut membuahkan hasil hingga pada akhirnya skripsi yang ia kerjakan bisa selesai.

Setelah studi S1-nya usai, mahasiswa kelahiran tahun 1997 tersebut berharap agar bisa segera mendapatkan gelar dokter hewan. Tidak hanya itu, dia juga berkeinginan untuk membuat peternakan ayam petelur berskala kecil untuk sang ayah.

“Harapan saya adalah mendapatkan gelar dokter hewan dan membuat peternakan ayam petelur berskala kecil untuk ayah saya,” tuturnya.

Adi berpesan kepada mahasiswa lain untuk tetap melangkah maju meskipun terdapat rasa takut. Ia juga menambahkan agar mahasiswa bisa terus berprogres setiap harinya meskipun hanya mendapat progres yang sedikit.

“Intinya tetap maju meskipun ada ketakutan dan harus berprogres setiap hari meskipun sedikit,” tutup Adi.

Penulis: Dita Aulia

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu