Inilah Proses Pembuatan Amplifikasi Flat-Gain

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Seputar Tekno

Meningkatnya permintaan untuk transmisi bandwidth sistem komunikasi dense wavelength division multiplexed (DWDM) telah diciptakan untuk mengatasi masalah pertumbuahan internet dan trafik data masif. Oleh karena serat optic silika dapat beroperasi dalam pita lebar jendela optik, bandwidth transmisi dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan daerah pita lolos-rendah serat optik, yang mencakup seluruh jangkauan sistem DWDM.  Sebuah amplifikasi pita lebar biasanya dicapai dengan menggunakan penguat hybrid, yang dibangun dengan menghubungkan dua amplifier secara paralel. Dalam amplifier ini, input sinyal pertama kali di-multiplexing menjadi beberapa pita oleh wavelength division multiplexing (WDM), diamplifikasi oleh amplifier yang cocok untuk pita panjang gelombang yang sesuai, dan akhirnya multiplexing lagi oleh coupler WDM lainnya. Keuntungan utama menggunakan penguat hybrid adalah ekstensibilitas, di mana satu penguat awalnya dapat bekerja secara independen sementara penguat lain dapat ditambahkan ke dalam sistem sesuai dengan permintaan untuk ekspansi. Akhir-akhir ini, banyak upaya telah dilakukan pada evolusi amplifier dengan konsentrasi ion tinggi untuk mengurangi panjang serat aktif.

Di dalam penelitian ini telah dibuat amplifikasi (penguatan) flat-gain yang mencakup jendela panjang gelombang lebar yang menggunakan penguat serat terdoping erbium dua tahap (dual-stage EDFA). Penguat dibangun dengan menggabungkan dua serat optic aktif yang berbeda; Serat terdoping Bismuth erbium (BiEDF) dan Hafnium-bismuth erbium doped (HB-EDF) yang masing-masing memberikan amplifikasi di daerah pita-C dan pita-L. Ini digunakan hanya 199 cm dari total serat aktif dalam konfigurasi paralel double-pass. Daya pemompa 1480 nm diperbaiki pada 90 dan 170 mW untuk tahap pertama dan kedua. Pada daya sinyal input -30 dBm, penguatan amplifier bervariasi dari 13 hingga 27 dB dalam wilayah panjang gelombang dari 1535 hingga 1590 nm. Pada daya sinyal input -10 dB, gain-rata sebesar sekitar 14 dB diwujudkan dengan fluktuasi gain kurang dari 1 dB dengan panjang gelombang 70 nm dari 1535 hingga 1605 nm. Di sisi lain, angka-angka kebisingan yang sesuai dipertahankan di bawah 13 dB melalui wilayah pita lebar untuk kedua daya sinyal input.

Penulis: Prof. Dr. Moh Yasin, M.Si.

Berikut link jurnal di atas: https://oam-rc.inoe.ro/articles/flat-gain-optical-amplification-within-70-nm-wavelength-band-using-199-cm-long-hybrid-erbium-fibers/

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu