Pemberian ASI Eksklusif Dapat Menurunkan Risiko Terkena Pneumonia pada Balita

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh alodokter

Pneumonia adalah penyakit infeksi, yang dapat menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Oleh awam, kondisi kesehatan ini sering disebut dengan paru-paru basah, sebab paru bisa saja dipenuhi dengan cairan. Penyakit ini dapat dialami oleh siapapun, namun bila dialami oleh balita bisa sangat berbahaya dan menyebabkan kematian.

Gejala pneumonia pada anak yang biasanya muncul adalah bagi balita dapat mengalami nafas yang cepat dan tidak teratur, pada bayi akan menunjukkan gejala muntah-muntah, lemas, dan sulit makan serta minum. Gejala dan keparahan yang dialami balita yang terinfeksi penyebab pneumonia berbeda-beda, tergantung pada kondisi masing-masing balita. Sebuah penelitian terhadap balita 61 balita yang menjadi pasien disalah satu Puskesmas di Surabaya dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang dapat mencegah terjadinya penyakit penumonia pada balita.

Dalam penelitian tersebut menunjukkan secara statistik pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian infeksi pneumonia pada balita. Balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif berisiko 4,18 kali lebih besar untuk mengalami infeksi pneumonia. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI pada bayi selama enam bulan pertama, tanpa minuman atau makanan tambahan lain. Setelah usia 6 bulan, bayi diberikan ASI dengan makanan pendamping ASI, pemberian ASI dapat dilanjutkan sampai dengan anak berusia dua tahun atau lebih. ASI mengandung zat gizi lengkap yang dapat dicerna dengan baik oleh balita, terlebih kolostrum ASI yang mengandung antibodi dan imunoglobulin yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

Pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi risiko untuk terkena Pneumoni pada balita. Oleh karena itu para ibu diharapkan untuk memberikan ASI selama 6 bulan pertama pada bayinya, dan tentu saja asupan makanan ibu menyusui harus bergizi sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak.

Penulis: Retno Adriyani, ST., M.Kes

Judul   : The Effect of Exclusive Breastfeeding on Toddlers’ Pneumonia Cases in Surabaya

Link     : http://dx.doi.org/10.20473/jbe.V7I12019.9-16

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu