Sasar Kampus Unggul di Jepang, UNAIR Semakin Perkuat Rekognisi Internasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin saat menyampaikan paparan-paparan penting perihal UNAIR dan Indonesia. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Gaung dan semangat menjadi kampus bergengsi di dunia terus dilakukan oleh seluruh jajaran civitas akademika Universitas Airlangga. Hal itu, salah satunya dilakukan dengan memperkuat kerja sama dengan berbagai kampus berkelas di dunia.

Kali ini, untuk semakin memperkuat hal tersebut, Wakil Rektor III UNAIR Prof., Ir. Moch Amin Alamsjah M.Si., Ph.D., bersama Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Prof. Dr. Mirni Lamid MP., drh., bertandang ke Universitas Tokyo dan Universitas Nagasaki. Kepada UNAIR NEWS Prof. Amin mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk peningkatan International Recognation melalui kesepakatan kerja sama dalam banyak hal.

“Pada bidang akademik kami kerja sama dalam hal mobilisasi staf dan student exchange, serta mengidentifikasi peluang melaksanakan double degree,” ungkapnya.

Tidak hanya, jelas Prof. Amin, selanjutnya juga diadakan elaborasi kerja sama riset dan joint publication serta kesepakatan untuk saling mendukung dalam survey penilaian QS. Hal tersebut, tandasnya, guna memcapai tujuan bersama untuk menjadi bagian dari World Class University.

“Kami juga melakukan special program dengan presentasi ilmiah di lakukan di Universitas Tokyo dan memberikan informasi terkait program pembangunan SDM berkualitas,” ungkapnya.

Selanjutnya, Prof. Amin juga mengatakan bahwa dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pembangunan SDM. Tidak hanya itu, pihaknya, memberikan informasi capaian UNAIR dalam kurun waktu terakhir.

“Kami juga paparkan perihal rekrutmen lulusan Ph.D dengan afiliasi luar negeri guna mendorong capaian UNAIR dalam memasuki World Class University,” tandasnya.

Pada akhir, pihaknya juga menjelaskan perihal masalah yang dihadapi Indonesia dalam menyongsong bonus demografi dan capaian kesejahteraan Indonesia di masa mendatang 2030-2045. Prof. Amin tidak lupa juga menyampaikan hal itu secara transparan guna mengidentifikasi visi, misi, tujuan dan program yang semestinya harus dilaksanakan bangsa Indonesia.

“Hal-hal itulah yang kami diskusikan dalam kesempatan tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu