Iklim Kerja dan Keterlibatan Tenaga Kesehatan, Kunci Surveilans Kusta

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ILUSTRASI iklim kerja. (Foto: Istimewa)
ILUSTRASI iklim kerja. (Foto: Istimewa)

Kusta adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh masalah kompleks di dunia kesehatan, masyarakat, dan ekonomi. Penyakit ini menimbulkan stigma buruk di masyarakat, bahkan di kalangan tenaga kesehatan yang menjadi pelaksana penanganan maupun pengawasan penderita penyakit kusta. Tenaga kesehatan di Puskesmas juga dituntut untuk melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap penyakit kusta melalui program surveilans.

Kabupaten Sampang merupakan salah satu daerah endemis kusta di Provinsi Jawa Timur dengan nilai Case Detection Rate (CDR) yang tinggi. Berdasar data profil kesehatan kabupaten Sampang tahun 2015, menunjukan nilai CDR yang sangat jauh dari target. Hal tersebut diiringi dengan data penilaian kinerja tim surveilans kusta beberapa Puskesmas di Kabupaten Sampang yang masih berada di bawah target. Kinerja tim surveilans tentang Kusta Puskesmas di Sampang yang buruk diduga menyebabkan kegagalan tim surveilns dalam menurunkan angka CDR program kusta. Kinerja tim dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan iklim organisasi dalam mencapai tujuan.

Iklim organisasi diyakini terkait dengan profitabilitas, pertumbuhan dan perkembangan, serta produktivitas organisasi. Iklim organisasi mengacu pada perilaku sosial dan sikap karyawan  dalam mengelola tantangan dan konflik. Risiko sebagai tantangan dalam suatu organisasi harus diperhitungkan selama bekerja. Penilaian risiko tinggi dapat membatasi sikap dan inovasi karyawan selama bekerja. Karena itu, persepsi tentang risiko dalam pekerjaan dapat menentukan pencapaian kinerja.

Sikap individu karyawan yang ketrampilan dan pengetahuan kurang untuk melakukan surveilans juga dapat menyebabkan kinerja menjadi buruk dan tidak mencapai tujuan. Ada pandangan lain bahwa ketika pikiran dan tindakan karyawan kurang dihargai, itu juga mempengaruhi pencapaian profitabilitas organisasi, pertumbuhan, dan produktivitas. Sikap karyawan sangat penting dan mempengaruhi kinerja serta keberhasilan organisasi yang berkelanjutan.

Sistem penghargaan yang adil dan merata menjadi sangat krusial untuk meningkatkan perilaku dan sikap karyawan dalam bekerja. Ada pengaruh positif antara penghargaan intrinsik dan ekstrinsik pada kinerja karyawan. Rekan kerja bisa menjadi pendukung mereka dalam memperoleh prestasi dari pekerjaan mereka sebagai dukungan sosial untuk mendapatkan rasa hormat, perhatian, dan saling membantu.

Iklim organisasi yang baik juga akan mempengaruhi kinerja. Iklim organisasi terbukti mempengaruhi komitmen organisasi melalui keterlibatan pekerja. Keterlibatan kerja dapat mengidentifikasi dan menganalisis hubungan aktif antara organisasi dan individu. Telah diketahui bahwa keterlibatan kerja adalah salah satu faktor yang mengarah pada hasil positif dalam organisasi. Selain itu, keterlibatan kerja dapat meningkatkan produktivitas organisasi dengan melibatkan karyawan terhadap pekerjaan mereka dan menjadikan pekerjaan sebagai pengalaman yang berarti. Keterlibatan kerja memiliki kekuatan penting untuk kinerja organisasi, oleh karena itu akan lebih baik bagi pimpinan untuk memahami iklim organisasi dan pengaruhnya terhadap keterlibatan kerja staf dalam mencapai tujuan.

Keterlibatan tenaga kesehatan secara aktif mendukung terciptanya iklim kerja yang baik sehingga keduanya dapat menjadi kunci keberhasilan suatu program yang ditunjukkan melalui kinerja yang baik dan pencapaian target organisasi. Hal ini dapat diterapkan untuk program surveilans penyakit kusta pada daerah endemis di Indonesia, termasuk Kabupaten Sampang. (*)

Penulis: Thinni Nurul Rochmah

Apabila saudara tertarik dengan topik ini, saudara dapat membacanya artikel Impact Of Organizational Climate And Job Involvement On Leprosy Surveillance Performance In Sampang District, Indonesia. Link artikel ini dapat diunduh  pada https://www.publichealthinafrica.org/index.php/jphia/article/view/1171/493

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu