SOM Buka Pengetahuan Maba Tentang Mawapres

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Peserta SOM foto bersama setelah acara (Foto: Fida Aifiya)

UNAIR NEWS – Garuda Sakti mengadakan seminar sehari tentang kemawapresan dengan program School of Mawapres (SOM). SOM diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 24 November 2019 di Aula Parlinah Perpustakaan Pusat, Kampus B Unair. Dalam acara tersebut, para maba yang tertarik untuk menjadi Mawapres diberi pengarahan tentang langkah-langkah agar dapat menjadi Mawapres.

Untuk dapat mengikuti SOM, beberapa bulan sebelumnya, maba mengumpulkan CV untuk diseleksi. Apabila lulus seleksi CV, maka para maba tersebut dapat mengikuti acara SOM. Panitia sengaja membuat sistem seleksi supaya lebih terfokus, sehingga yang menerima pengarahan selama SOM memang benar-benar berniat untuk menjadi Mawapres.

Menjadi Mawapres memerlukan perencanaan yang matang sejak semester awal. Ini karena Pilmapres (ajang lomba tingkat nasional untuk para Mawapres) tidak seperti lomba-lomba lain yang menilai satu aspek khusus para peserta, melainkan menilai prestasi peserta (Mawapres) secara keseluruhan.

Mawapres sendiri ada banyak levelnya. Mawapres di tingkat fakultas berarti mahasiswa tersebut terpilih mewakili fakultas untuk seleksi Mawapres di universitas. Mawapres universitas mewakili universitas di ajang Pilmapres. Mawapres nasional adalah pemenang Pilmapres.

SOM mengajarkan kiat-kiat agar mahasiswa dapat menjadi Mawapres fakultas, universitas, bahkan nasional. Selama ini, Mawapres Unair belum pernah ada yang menyabet gelar Mawapres nasional. Akan tetapi, dengan SDM dan pengelolaan yang baik, tidak menutup kemungkinan, Unair dapat menjuarai Pilmapres.

Dalam SOM, peserta diberi materi tentang penelitian dan kepenulisan ilmiah. Skill ini penting karena dapat digunakan untuk Pilmapres, juga lomba-lomba LKTI pada umumnya. Peserta SOM juga diberi materi tentang public speaking.

Selain diberi pembekalan materi, peserta SOM dilibatkan dalam sebuah role play mengenai sebuah permasalahan riil tentang sampah plastik. Role play bertujuan untuk melatih kemampuan argumentasi para peserta. Dalam role play tersebut, terbentuk atmosfir positif yang mendukung terjadinya diskusi aktif dari seluruh peserta.

Tak lupa, dalam SOM dihadirkan Ni Made Adnya Suasti, Mawapres Unair tahun 2018 untuk sesi sharing. Menjadi Mawapres itu keren, tapi Adnya mengaku, menjadi Mawapres bukan segala-galanya.

“Yang penting, apa yang kita lakukan itu baik dan berguna. Dan jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain, bandingkan diri sendiri yang sekarang dengan diri sendiri di masa lalu,” tambahnya.

Penulis: Fida Aifiya

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu