Peneliti UNAIR Kaji Bone Filler sebagai Penghantar Obat untuk Kasus Osteoporosis

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi Artikel Ilmiah oleh Feri Fenoria

UNAIR NEWS – Berita mengenai riset kembali datang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Airlangga (UNAIR). Ialah Alfian Pramudita Putra, S.T., M.Sc (Alfian) melakukan penelitian mengenai “Peran Bone Filler sebagai Penghantar Obat untuk Kasus Osteoporosis”.

Alfian menjelaskan, bone filler biasa digunakan untuk meningkatkan densitas atau kepadatan tulang penderita osteoporosis (Kerusakan tulang akibat kepadatan tulang menurun, red). Terdapat beberapa material yang dapat digunakan sebagai bone filler. Beberapa diantaranya adalah hidroksiapatit.

“Sayangnya, material ini (hidroksiapatit, red) cukup rapuh dan membutuhkan material lain sebagai campuran untuk mengimbangi kelemahan tersebut,” ucap Alfian.

Menurutnya, salah satu material yang dapat digunakan sebagai bahan campuran adalah gelatin. Penambahan gelatin tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelekatan, migrasi dan mineralisasi dari osteoblast (bagian dari tulang yang berperan untuk membentuk sel tulang.

Meskipun begitu, penggunaan hidroksiapatit dan gelatin sebagai bone filler masih dianggap tidak terlalu efektif karena bentuknya yang padat. Untuk itu, dkembangkan bahan pengisi tulang dengan bentuk injekabel atau  injectable bone substitute (IBS).

“Dengan menggunakan IBS ini, bahan pengisi tulang dapat menyesuaikan dengan kerusakan tulang akibat osteoporosis yang pastinya menyebabkan kerusakan tulang yang tidak beraturan,” lanjutnya.

Selain itu, fungsi lain dari IBS adalah sebagai penghantar obat. Pada kasus osteoporosis, obat yang dihantarkan adalah alendronate. Berdasarkan hal tersebut, Alfian dan tim melakukan penelitian untuk melakukan sintesis dan karakterisasi suspensi komposit hidroksiapatit-gelati dengan penambahan alendronate sebagai IBS.

“Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa IBS berbasis hidroksiapatit dan gelatin dengan perbandingan 45:55 dan penambahan alendronate mampu mendukung pengaplikasiannya sebagai bone filler yang dapat mengantarkan obat untuk kasus osteoporosis,” pungkasnya.

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor : Nuri Hermawan

Reference : Putra, A. P., Hikmawati, D. & Budiatin, A. S., 2019. Injectable Bone Substitute of Hydroxyapatite-Gelatin Composite with Alendronate for Bone Defect Due to Osteoporosis. Journal of International Dental and Medical Research, 12(2), pp. 813-818.

Link : https://search.proquest.com/docview/2284455917?pq-origsite=gscholar

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu