Ilmuan UNAIR Kaji Aktivasi Imunitas Bawaan pada Pasien Leprosi MB dengan ENL

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi Artikel Ilmiah oleh Feri Fenoria

UNAIR NEWS – Dr. M. Yulianto Listiawan , SpKK(K), FINSDV, FAADV., tidak ada hentinya untuk melakukan berbagai hasil riset yang luar biasa. Kini, ia kembali mengulas riset yang berfokus pada kasus leprosi.

Menurutnya, leprosi adalah infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang utamanya mengenai kulit dan syaraf perifer. Perihal keluhan klinis, ungkapnya, tergantung oleh utamanya sistem imunitas seluler pasien. Komplikasi pada leprosi, lanjutnya, adalah reaksi tipe 1 dan reaksi tipe 2 atau erythema nodosum leprosum (ENL).

“ENL adalah inflamasi akut yang disebabkan oleh deposit kompleks imun yang memengaruhi pasien leprosi multibasiler (MB),” tuturnya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik cross-sectional dengan kelompok pembanding. Dalam hal itu, lanjutnya, kelompok pengamatan adalah pasien leprosi MB dengan reaksi ENL, sementara kelompok pembanding adalah pasien leprosi MB tanpa ENL.

“Sampel terdiri dari pasien leprosi MB yang memenuhi kriteria inklusi, telah melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik dan bakteriologi,” tandasnya.

Pada akhir, ia juga mengatakan bahwa hasil keseluruhan dari penelitian tersebut, menunjukkan aktivasi imunitas bawaan pada pasien leprosi MB dengan ENL. Oleh karena itu, sambungnya, penting untuk memperbaiki pendekatan terapi ENL yang telah konsisten dengan imunitas adaptif dan aktifnya.

“Penelitian prospektif lebih lanjut dibutuhkan dengan pengamatan pada pasien leprosi MB dengan dan tanpa rekasi ENL menggunakan variable yang sama dengan penelitian ini,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Khefti Al Mawalia

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/viewFile/1482/1300

M. Yulianto Listiawan (2019). Comparison of TLR2/1, NF-кB p105/50, NF-кB p65, and TNF- α expressions in the macrophages between multibacillary leprosy patients with and without erythema nodosum leprosum signifying innate immune system activity. Bali Med J, 8(1): 347-53.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu