Solusi Gigi Hilang Akibat Pencabutan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi pemasangan mini screw pada gigi. (Sumber: www.123rf.com)

Di Indonesia saat ini prevalensi penyakit jaringan penyangga gigi dan karies masih cukup tinggi. Kasus penyakit jaringan penyangga gigi dan karies yang cukup tinggi ini membawa akibat masih tinggi pula penduduk dengan kehilangan gigi, baik itu karena karies yang tidak dirawat maupun gigi goyang yang tidak dapat dipertahankan lagi.

Apabila seseorang karena sesuatu hal mengalami kehilangan gigi, tentu akan berusaha untuk menggantikan gigi tersebut. Penggantian gigi dengan pemasangan gigi implant saat ini bisa menjadi sebuah pilihan yang banyak diminati. Namun kadang terdapat sedikit hambatan dalam pelaksanaannya dikarenakan tidak cukup tersedia tempat pada saat pembuatan mahkota (crown).

Hilangnya gigi karena pencabutan terutama gigi geraham akan menyebabkan gigi antagonis (gigi lawan) mengalami overeruption atau pertumbuhan gigi secara berlebih karena gigi tersebut mencari antagonisnya. Keadaan ini akan menyebabkan tidak cukupnya ruang atau jarak antara kedua gigi tersebut.

Kekurangan tempat untuk memasang mahkota (crown) ini dapat dilakukan perawatan dengan pemasangan 2 buah mini screw yang diletakkan pada sisi bukal (gusi depan) dan palatal (gusi belakang) gigi lawan/antagonis dari gigi implant. Kemudian dilakukan intrusi (memasukkan gigi) agar tersedia ruang yang cukup  dalam memasang sebuah mahkota gigi.

Keuntungan penggunaan mini screw adalah gigi yang kita lakukan intrusi tetap dalam keadaan vital serta pergerakan gigi dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat sehingga dalam waktu 3 bulan sudah diperoleh ruang untuk pembuatan crown gigi implant. Selain itu, keuntungan lain adalah tidak ada perawatan tambahan pada gigi asli (misalnya perawatan saluran akar dan pembuatan crown), cukup dengan melakukan intrusi saja. (*)

Penulis : Chiquita Prahasanti

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di

https://www.actamedicaphilippina.org/article/10729-repositioning-of-overerupted-upper-molar-for-facilitating-lower-implant-placement-with-miniscrews

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu