DAS Pegunungan Belerang Ijen Banyuwangi dan Komposisi Diatomnya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i

UNAIR NEWS – Indikator untuk menganalisis kondisi suatu lingkungan salah satunya dapat diketahui dengan komposisi diatom bentik. Diatom bentik jenis Naviculoid dan Nitzschioid adalah diatom penting yang mengindikasikan eutrofikasi dalam air.

Sayangnya hingga saat ini masih sangat sedikit referensi yang ditemukan untuk keberadaan diatom di air tawar Indonesia. Karenanya, Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Suciyono, S.St.Pi., M.P. bersama rekannya Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P., Daruti Dinda Nindarwi, S.Pi., M.P., Muhammad Hanif Azhar, S.Pi., M.Si., dan Mohammad Faizal Ulkhaq, S.Pi., M.Si serta mahasiswanya Alifa Aisyah Sabil melakukan penelitian terkait hal tersebut.

“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui flora diatomik yang ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) pegunungan belerang Ijen Banyuwangi. Penelitian yang saya lakukan bersama tim menggunakan empat sungai dari pegunungan belerang Ijen, yaitu Sungai Bendo (Stasiun 1) dan Sungai Kampung Anyar (Stasiun 2) sebagai hulu, Sungai Banyuwangi (Stasiun 3), dan Sungai Kalilo (Stasiun 4) sebagai hilir,” jelas dosen yang akrab disapa Suci tersebut.

Hasil yang didapatkan dari penelitian ini, tambahnya, ditemukan sebanyak 11 taxa dari golongan Naviculaceae (Naviculoid) dan Bacillariaceae (Nitzschioid).11 taxa tersebut terdiri dari 7 taxa Navicula sp. yang ditemukan di Sungai Bendo (Stasiun 1) dan Sungai Kampung Anyar (Stasiun 2). Sebanyak 4 taxa dari keluarga Nitzschioid ditemukan di Sungai Banyuwangi (Stasiun 3) dan Sungai Kalilo (Stasiun 4).

“Spesies dari golongan Navicula umumnya ditemukan di semua perairan tawar, laut, dan epipelic. Secara umum, spesies Nitzschia tidak hanya tersebar di daerah berlumpur, tetapi distribusi organisme ini juga ditemukan menempel pada substrat bersama dengan diatom dan ditemukan melekat pada batu,” ujarnya.

Pada akhir, Suci berharap penelitian yang dilakukan dapat memberikan informasi terkait diatom bentik yang ada di DAS Pegunungan Ijen Banyuwangi. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui kondisi suatu lingkungan di tempat berbeda.

Penulis: Dian Putri Apriliani

Editor: Nuri Hermawan

Link : http://ivj.org.in/users/members/viewarticles.aspx?ArticleView=1&ArticleID=9034

Suciyono, A.A. Sabil, E. D. Masithah, D.D. Nindarwi, M.H. Azhar and M.F.Ulkhaq. 2019. Diatom Naviculoid and Nitzschioid Composition in the Sulfur Mountains Watershed East Java, Indonesia. Indian Veterinary Journal. 96 (09) : 31 – 36

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu