“Direndra Ekadanta” Tema FORZA 2019 yang Penuh Makna

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Salah satu potret kegiatan Forza HMA PSDKU Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Masa orientasi mahasiswa selalu menjadi topik menarik untuk dibicarakan terutama dalam semester ganjil di mana mahasiswa baru masih semangat mempelajari kampusnya. Begitu pula di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga (UNAIR) di Banyuwangi. Salah satu dari empat prodi yang ada di UNAIR Banyuwangi baru saja menyelesaikan pekan kaderisasi mahasiswa baru selama bulan Agustus hingga September.

Forum Orientasi Zona Akuntansi (FORZA) merupakan nama program kerja di bawah pengawasan Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) PSDKU UNAIR Banyuwangi. Mengambil tema dari bahasa sansekerta, Direndra Ekadanta, tema FORZA kali ini dinilai lebih menjunjung tinggi cita-cita dan harapan dari panitia terhadap angkatan 2019.

“Direndra Ekadanta berarti pemberani yang cerdas. Melihat situasi yang ada, mahasiswa saat ini sangat berani untuk mengkritisi banyak hal. Tentu ini merupakan hal yang positif karena bangsa memang butuh mahasiswa yang tak hanya berdiam diri menikmati dinamika yang ada, tapi bangsa juga membutuhkan mahasiswa yang aktif untuk mengkrtisi. Bukan hanya sekedar mengkritisi sebuah regulasi yang dirasa tak sejalan lagi,tapi  juga mampu memberikan solusi dan berkontrbusi untuk bangsa yang lebih baik lagi,” ungkap Ratna Dwi Lestari, koordinator divisi acara FORZA 2019 yang juga menjadi pencetus tema tahun ini.

Ratna bersama jajaran panitia lainnya berhara FORZA mampu mendidik mahasiswa baru angkatan 2019 untuk menjadi kritis dan juga solutif. Hal ini tercermin dari tiap subtema yang diangkat setiap pelaksanaan FORZA. Dimulai dari tanggal 31 Agustus 2019 sebagai hari pertama pelaksanaanya, divisi acara mengangkat subtema pengenalan Hakikat Mahasiswa.

“Di hari pertama tema yang kami angkat adalah mengenai Hakikat Mahasiswa. Oleh karena itu materi materi yang kami suguhkan adalah materi mengenia Tri Darma Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Ibu Izzato Millati, S.IP., M.IP. Dengan materi ini cukup sudah untuk mewakili sub tema hari pertama mengenai Hakikat Mahasiswa. Karena pada nyatanya mahasiswa tak hanya berkutik pada dua hal mengenai pendidikan dan penelitian tetapi ada beban yang harus diwujudkan yaitu mengenai pengabdian kepada masyarakat,” jelas Ratna.

Selain materi, FORZA hari pertama juga diisi dengan debat yang diwakili oleh 4 orang dari setiap  tim. Materi yang diangkat dalam debat adalah mengenai isu-isu yang ada di Indonesia terutama bidang akuntansi. Dari pelaksanaan debat ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan pendapat serta mengkritisi isu-isu tersebut.Mahasiswa juga diajarkan untuk tidak melihat kasus hanya dari satu sudut pandang saja hingga mampu memposisikan diri di tempat yang sesuai.

Penulis: Tsania Ysnaini Mawardi

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu