Keberhasilan Terapi Sistemik Pada Anak dengan Psoriasis Vulgaris Berat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Dr. Indra K Muhtadi

Psoriasis merupakan suatu kondisi radang kronis yang memberi gejala kulit merah dan bersisik. Psoriasis dapat menyerang anak-anak. Psoriasis pada anak menjadi satu dari tiga kasus dan kejadiannya meningkat dua kali lipat sejak 1970. Lesi kulit psoriasis memberi gambaran suatu bercak merah meninggi, bersisik dan cenderung terjadi kekambuhan yang berulang-ulang. Gejala klinis psorasis mungkin berbeda antara anak-anak dan orang dewasa. Psoriasis jika tidak diobati dengan tepat dapat menjadi kronis. Oleh karena itu, apabila psoriasis tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan obat luar/oles maka diperlukan pengobatan sistemik. Namun hingga saat ini belum ada standar internasional untuk pengobatan psoriasis pada anak-anak sehingga pengobatan psoriasis pada anak-anak hanya didasarkan pada laporan kasus yang telah dipublikasikan, standar pengobatan psoriasis untuk dewasa, pendapat ahli, dan pengalaman dengan obat tertentu pada penyakit anak-anak yang lain. Selain itu dalam pemilihan pengobatan psoriasis sangat bergantung pada tipe dan derajat keparahan penyakit, harga obat, kepraktisan, efek samping, serta penyakit lainnya.

Suatu laporan kasus mengenai psoriasis pada anak-anak yang berobat ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Seorang anak perempuan berusia 3 tahun, datang dengan ruam kemerahan bersisik yang berulang sejak satu tahun yang lalu dan bertambah parah sejak dua bulan yang lalu. Keluhan pertama muncul di kepala kemudian menyebar ke bagian leher, badan, tangan, dan kaki. Pasien merasakan gatal dan sensasi terbakar sehingga pasien menggaruk lukanya. Luka ini bertambah parah ketika pasien menderita sakit batuk. Pasien sudah diberi krim pelembab dan salep kortikosteroid desoximetason, namun hanya mengalami sedikit perbaikan. Kondisi fisik lain termasuk gizi dalam batas normal. Namun dalam pemeriksaan laboratorium ditemukan adanya kenaikan jumlah sel darah putih serta pemeriksaan jaringan mengarah pada diagnosis psoriasis vulgaris. Skor Psoriasis Area and Severity index (PASI), suatu teknik untuk mengukur derajat keparahan psoriasis, mencapai angka 32 dan tergolong psoriasis berat karena memiliki skor lebih dari 16.

Selain itu pasien juga mengalami radang tenggorokan. Kemudian pasien diberi pengobatan dengan obat suntik yang bernama methotrexate 2,5 mg, salep desoximetason 0,25% untuk badan, krim kortikosteroid mometason furoat untuk wajah, pelembab, anti histamine/anti alergi, dan antibiotik eritromisin untuk radang tenggorokannya. Pada minggu selanjutnya diberikan injeksi methotrexate 5,5 mg tapi masih belum terjadi perbaikan. Akhirnya dosis ditingkatkan menjadi 6 mg per minggu. Setelah tiga bulan terapi terdapat perbaikan kondisi kulit pasien. Sisik di lukanya menipis, gatal dan rasa terbakar juga menurun serta skor PASI turun menjadi 15.

Sebagian besar anak-anak utamanya yang memiliki prosiasis ringan hingga sedang, pengobatan luar/oles secara langsung sudah cukup. Sebenarnya bukti dalam efektivitas dan keamanan penggunaan pengobatan sistemik pada kasus psoriasis anak yang berat sangat terbatas dan rekomendasi yang berdasarkan bukti pun sangat langka. Penggunaan pengobatan sistemik pada pasien ini dikarena pasien ini tergolong psoriasis berat karena keterbatasan alat terapi sinar dan tempat tinggal pasien yang jauh dari rumah sakit maka dipilih injeksi methotrexate untuk mengobati psoriasisnya. Mayoritas penggunaan terapi sistemik untuk psoriasis anak tergolong off-label drug atau obat di luar indikasi yang sudah ditetapkan. Penggunaan methotrexate berdasarkan pendapat ahli dipertimbangkan menjadi pilihan pengobatan sistemik pada anak-anak dengan psoriasis berat, psoriasis yang berulang, dan psoriasis gutata. Efek samping methotrexate yang dapat terjadi yaitu rasa mual ringan hingga berat dan bahkan muntah.  

Psoriasis dapat mengenai semua golongan usia mulai anak-anak hingga dewasa serta angka kejadian dan insidennya meningkat seiring berjalannya waktu. Dalam kasus psoriasis anak yang berat, methotrexate dapat menjadi salah satu pilihan terapi sistemik. Pada kasus ini pengobatan memberikan hasil yang baik dan tidak ditemukan adanya efek samping. Meskipun begitu tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pengobatan ini sehingga menghasilkan suatu standar pengobatan internasional bagi psoriasis pada anak-anak.

Penulis: dr. Sawitri, SpKK(K), FINS-DV, FAA-DV

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.pagepress.org/journals/index.php/dr/article/view/8096

Agatha Anindhita, Sawitri. Successful treatment of severe psoriasis vulgaris in child with methotrexate injection. Vol 11 No 1s (2019) | 23rd Regional Conference of Dermatology | Surabaya, Indonesia, August 8-11, 2018

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu