Setengah Tahun AKSARA, Menjangkau Pembaca Hingga Afrika

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Tim Aksara

UNAIR NEWS – Terhitung sudah setengah tahun usia majalah elektronik HMA UNAIR Banyuwangi yang diberi nama AKSARA. Majalah bulanan itu, perdana terbit pada bulan Maret 2019. Diawal terbitnya pembacanya meluas di wilayah nusantara.

Raka Gemilang Hevrinanda, selaku Kepala Divisi Kominfo HMA mengatakan bahwa majalah yang ia susun bersama teman teman Kominfo mendapat respon positif dari pembaca. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya berbagai pendapat dari pembaca yang berasal dari luar kampus (UNAIR Banyuwangi Red) seperti dari Universitas Negeri Riau, Universitas Udayana Bali, bahkan hingga ke Universitas Lambung Amangkurat Kalimantan.

“AKSARA adalah upaya Kominfo untuk menghubungkan HMA dengan masyarakat secara luas, selain ajang komunikasi, kami juga mengupayakan transparansi disana. Alhamdulillah, diawal rilis AKSARA mendapat respon yang baik dari para pembacanya, para kolega HMA yang ada di Indonesia, semua memberikan apresiasi kepada AKSARA,” ujar Raka dalam menceritakan perjalanan AKSARA.

Selain mendapatkan respon dari kolega nasional, lanjut Raka, AKSARA juga mendapatkan respon yang baik dari kolega diluar Indonesia, bahkan sampai ke Benin, Afrika. Hal itu, disebabkan karena salah satu pengurus HMA memiliki relasi dengan penerima beasiswa seni dan budaya indonesia atau Indonesian Art and Culture Scolarship (IACS).

“Selain respon yang positif dari kolega dalam negeri, AKSARA kami juga mendapat respon yang baik dari kolega internasional, hal ini karena salah satu pengurus kami memiliki teman dari luar negeri, mereka adalah para penerima beasiswa dari berbagai negara yang belajar tentang seni dan budaya Indonesia, dan salah satu yang merespon sangat positif adalah Junior Toffi, mahasiswa asal Benin, Afrika,” imbuhnya.

Respon positif yang didapat dari benua seberang tersebut berupa kerjasama antara AKSARA dan komunitas mahasiswa yang ada di Benin. Kerjasama itu berupa penggunaan AKSARA sebagai media untuk mengajarkan Bahasa Indonesia kepada anak – anak usia sekolah. Bahkan Junior menunjukkan AKSARA kepada KBRI yang bertugas disana, dan kemudian meminta salah satu kegiatannya dimuat dalam AKSARA.

“Kami kaget tiba – tiba ada permintaan agar kegiatan Summer Camp yang diadakan di Benin diminta untuk dimuat dalam AKSARA, ternyata hal itu inisiatif Junior dan kawan – kawan agar kegiatan mereka mengenalkan budaya Indonesia juga diketahui oleh orang – orang Indonesia,” pungkasnya. (*)

Penulis: Dian Pratama

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu