BEM UNAIR Tingkatkan Minat Literasi Pada Komunitas Anak Jalanan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana kebersamaan Pengmas BEM UNAIR dengan anak jalanan ambengan binaan komunitas Save Streer Children Surabaya dalam acara ‘Bersama Komunitas Airlangga Mengabdi’, Minggu (22/9/19) di Gazebo Taman, FKM UNAIR. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Menjadi salah satu program kerja (proker) Kementerian Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR), kali ini berhasil menggaet komunitas guna untuk melakukan kerja sama. Proker yang bertajuk ‘Bersama Komunitas Airlangga Mengabdi’ atau BKAM sukses dilaksanakan pada Minggu (22/9/19) di Gazebo taman, Fakultas Kesehatan Masyarakat Kampus C UNAIR.

Kurangnya minat anak jalanan terhadap dunia literasi menjadi alasan pengmas BEM UNAIR untuk mengangkat tema literasi. Pengmas itu juga menggaet komunitas Save Street Children Surabaya (SSCS) dan Klub Seri Buku (KSB) pada acara BKAM pertamanya. Selain itu, proker ini juga berkolaborasi dengan proker pengmas lain, yakni care for children dan nasi sejuta manfaat yang bekerja sama dengan komunitas Amira Bilqis.

Ulfah Mu’amarotul Hikmah ketua pelaksana kegiatan tersebut menjelaskan, Bersama Komunitas Airlangga Mengabdi bertujuan menggaet komunitas terutama di Surabaya. Tujuannya, UNAIR tidak hanya dikenal di lingkup internal namun juga eksternal.

Tidak hanya itu, diharapkan kegiatan itu juga dapat meningkatkan aware masyarakat terhadap komunitas yang bergerak dalam bidang pengabdian.

Beberapa anak jalanan ambengan binaan komunitas Save Streer Children Surabaya (SSCS). (Foto : Rahmat Bayu)

“Banyak komunitas yang bergerak di bidang pengabdian. Untuk itu kami ingin menfasilitasi mereka dengan membuat suatu acara bersama,” ungkapnya.

“Kali ini, kami memilih tema literasi untuk anak jalanan karena ingin memperkuat keyakinan bahwa dunia pendidikan itu sangat penting. Apalagi membaca, ia adalah sumber ilmu dan pengetahuan. Jadi saya ingin menanamkan itu semua pada anak jalanan,” tambahnya.

Dihadiri oleh anak jalanan dari Desa Ambengan, Surabaya, pengmas BEM UNAIR juga turut mengundang Cak Handoko selaku kawan KSB untuk memberikan wawasan literasi pada anak melalui dongeng. Bersama Koko teman boneka kesayangannya, Cak Handoko bercerita tentang pentingnya sekolah dan membaca buku.

Suasana dongeng literasi oleh Cak Handoko dan Koko boneka kesayangannya dalam acara ‘Bersama Komunitas Airlangga Mengabdi’ oleh Kementerian Pengmas BEM UNAIR 2019 pada Minggu (22/9/19) di Gazebo Taman, FKM UNAIR. (Foto : Istimewa)

Selain itu, program kerja care for children yang diketuai oleh Devi Ana juga ikut melebur di dalamnya. Penampilan video literasi, menjadi salah satu upaya untuk menarik perhatian anak pada materi yang disampaikan. Tidak hanya itu, anak-anak juga digiring untuk mau dan berani menceritakan tentang apa yang ada dalam video tersebut serta cita-cita mereka.

Agung Tri Atmaja Presiden BEM UNAIR dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa belajar tidak hanya dengan duduk diam. Namun belajar dapat dilakukan dengan bersenang-senang.

“Selain belajar bersama, selamat bersenang-senang dalam kegiatan ini. Kita seru-seruan bareng dan ambil semua pesan yang nanti disampaikan,” ujarnya. (*)

Editor : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu