Mahasiswa FST Jadi Delegasi UNAIR di South East Asia Developer Student Club Summit 2019

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
AFFANDY Fahrizain Delegasi UNAIR dalam DSC Summit 2019. (Foto: Istimewa)
AFFANDY Fahrizain Delegasi UNAIR dalam DSC Summit 2019. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Affandy Fahrizain atau yang akrab disapa Affan berhasil menjadi delegasi pada program South East Asia Developer Student Club (DSC) Summit 2019 yang diadakan oleh Google. Pada kesempatan tersebut Mahasiswa S1 Sistem Informasi (SI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) itu menjadi satu-satunya delegasi UNAIR.

Program DSC Summit 2019 berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6–8 September 2019. Peserta dalam event itu berjumlah 100 orang dan berasal dari lima negara di Asia Tenggara (ASEAN). Yakni, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina.

“Selama tiga hari kami diajarkan berbagai teknologi terbaru Google. Pelatihan branding diri, leadership, hingga career path di Google. Selain itu, kami juga diberikan kesempatan membangun networking dengan pihak Google secara langsung,” ungkapnya.

Program DSC Summit 2019 tersebut diadakan dalam rangka mempersiapkan Leader DSC untuk menjalankan DSC ke depannya, terutama diwilayah ASEAN. Para delegasi juga diberikan amanah untuk mengedukasi kaum muda dan masyarakat perihal penggunaan teknologi terbaru dan pemanfaatannya.

Menurut Affan, proses seleksi awal, yakni mengisi form registrasi online dan membuat video berbahasa Inggris yang berisi pengenalan diri dan sharing pengalaman di dunia Teknologi Infromasi (TI). Lalu, Jika dinyatakan lolos akan menjalani interview secara online dengan pihak Google sebagai seleksi akhir.

Pada event DSC 2019, Google selaku penyelenggara menekankan bahwa penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang baik harus di optimalkan. Selain itu, diharapkan impact dari penggunaan teknologi Google dapat dirasakan oleh masyarakat dalam mengatasi masalah di lapangan.

Nantinya para delegasi DSC Summit 2019 juga menjadi pelopor dalam pembangunan komunitas IT di lingkungan kampus. Tugas komunitas tersebut mempelajari berbagai teknologi terbaru Google, sumber daya pengetahuan akan  mendapat support penuh dari Google. Rencananya terdapat tiga agenda utama yang akan dilaksanakan, yaitu workshop, problem solving, dan showcase.

“Pada saat momen Cultural Night, semua Leader DSC wajib memakai busana adat daerah masing-masing. Bagian ini sangat berkesan karena kami dari Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak berkesempatan menunjukkan kekayaan budaya Nusantara,” tuturnya.

Affan mengaku dari program tersebut mendapatkan banyak pengalaman unik, relasi baru, terutama antar negara dan bahkan pihak Google secara langsung. Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa harus pandai mengambil peluang dan rutin berburu ilmu di luar kampus. Hal tersebut dimasksudkan agar mahasiswa tahu perkembangan di luar kampus seperti apa dan tidak ketinggalan dari mahasiswa kampus yang lain. (*)

Penulis: Muhammad Wildan Suyuti

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu