UNAIR Mengajar Ajak Adik-Adik Binaan Kenali Profesi Pemadam Kebakaran

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ADIK binaan saat diajak mengendarai Walang Kadung (motor khusus bagi PMK). (Foto: Istimewa)
ADIK binaan saat diajak mengendarai Walang Kadung (motor khusus bagi PMK). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – SCOLAH UNAIR Mengajar mengajak adik-adik binaannya melakukan kunjungan edukasi ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya pada Minggu (8/9/19). Agenda tersebut dilaksanakan untuk mendorong adik-adik agar lebih mengenal dunia luar serta pentingnya pengetahuan tentang profesi pemadam kebakaran dan mitigasi kebakaran.

Kunjungan edukasi tersebut merupakan program kerja divisi Resource and Development UNAIR Mengajar. Al Kautsar Rizky selaku penanggung jawab kegiatan menuturkan bahwa melalui kunjungan edukasi adik-adik binaan diharapkan mampu memperoleh esensi utama dari pengenalan pengetahuan praktis selain dunia akademik.

“Kami memilih kantor PMK karena pertama perizinannya yang mudah. Karena kunjungan-kunjungan dari umum juga sudah menjadi salah satu program dari kantor PMK. Namun yang lebih utama, kami mengharapkan agar adik-adik memahami mengenai apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi kebakaran itu sendiri,” ungkapnya.

Dalam kunjungan itu adik-adik binaan tidak hanya dikenalkan pada alat-alat pemadam kebakaran, tetapi mereka juga diajak untuk mencoba dan mempraktikkan langsung aksi-aksi pemadam kebakaran. Seperti mencoba flying fox serta menaiki mobil pemadam kebakaran. Selain itu, anak-anak diajak untuk mengamati satwa yang berhasil diselamatkan oleh petugas PMK serta bermain air melalui selang pemadam kebakaran.

“Tugas pemadam kebakaran itu tidak cuma memadamkan api. Tapi, kami juga bertugas menyelamatkan satwa yang tersesat di permukiman warga serta situasi darurat bencana lain yang mengancam,” tutur Rudi selaku komandan regu PMK Surabaya.

Selain itu, Rudi menjelaskan bahwa Kantor PMK Kota Surabaya selalu berkomitmen untuk mengedukasi dan menyosialisasikan pengetahuan tentang pemadam kebakaran. Hal tersebut diperlukan agar nantinya anak-anak maupun orang dewasa tidak bingung dan terbiasa dengan keadaan darurat kebakaran.

“Setiap minggu, kami selalu kedatangan pengunjung yang ingin tahu lebih tentang pemadam kebakaran. Baik dari pelajar sekolah maupun masyarakat umum. Kunjungan ini gratis, tidak dipungut biaya,” ungkapnya.

Selain adik-adik binaan asal Rumah Belajar Panjang Jiwo, minggu selanjutnya UNAIR Mengajar juga akan mengajak adik binaan lain asal Rumah Belajar Sukomanunggal serta Kedungturi untuk melakukan kunjungan yang serupa. (*)

Penulis: Intang Arifia

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu