Dosen UNAIR Beri Pelatihan Teknik Penetapan Waktu Henti Obat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Lazuardi saat memberikan pelatihan kepada warga. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tidak hanya melakukan proses pembelajaran dan riset, dosen juga mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pengabdian masyarakat. Untuk itu, jajaran dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga yang terdiri dari Prof. M. Lazuardi, Dr. Tjuk Imam Restiadi, dan dari FK UNAIR dr. Bambang Hermanto melakukan pengabdian masyarakat melalui program kemitraan masyarakat.   

Pengabdian yang didanai oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi itu, mengambil topik Edukasi Pembelajaran Teknik Penetapan Waktu Henti Obat Hewan bagi Peternak Sapi Perah di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan itu, dilakukan di Ruang Pertemuan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kesempatan itu, Prof. Lazuardi mengatakan bahwa kegiatan itu menggunakan metode woekshop dan latihan ketrampilan penghitungan rumus waktu henti obat hewan. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut dilangsungkan selama tiga kali yaitu tanggal 18 Juni, 5 Juli, dan 29 Juli 2019.

“Pertemuan pertama dilakukan peningkatan muatan kompetensi obat hewan secara umum tentang aspek obat hewan termasuk teknik penghitungan waktu obat hewan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sambung Prof. Lazuardi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemberian materi khusus untuk pekerjaan rumah yang kelak akan didalami pada pertemuan selanjutnya. Pada pertemuan kedua, kegiatan berfokus pada melakukan implementasi langsung ketrampilan sekaligus pendalaman penghitungan rumus waktu henti obat hewan.

“Sedang pada pertemuan ketiga dilakukan simulasi beberapa obat hewan yang dapat dihitung waktu henti obat hewan pascapemberian dengan dosis lazin,” tandasnya.

Pada akhir, Prof. Lazuardi juga menekankan bahwa model obat yang digunakan adalah Tetracycline Hidrocholide sediaan Oral yang dilakukan uji cepat residu. Tidak hanya itu, perihal pengmas tersebut Prof. Lazuardi berharap dengan kegiatan itu diharapkan bisa memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat setempat.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu