Tips Mengenal Potensi Diri Ala Awali

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
MUHAMMAD Awali Taufiqi menerima piagam pembicara Inspiring Forum #2 di Ruang Chairil Anwar, FIB, Kampus B UNAIR, pada Selasa (27/8/2019). (Foto : Inas Hanifah)

UNAIR NEWS – Menemukan potensi diri bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Ada banyak faktor penghambat dan pendukung yang menentukan arah dalam menemukan dan mengembangkan potensi. Muhammad Yusuf Awali Taufiqi yang akrab disapa Awali, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 2017 menjadi pembicara dalam acara Inspiring Forum yang diadakan oleh Kementrian Akademik Prestasi BEM FIB UNAIR. Ia berbagi sedikit kisah inspiratifnya.

Terdapat proses yang panjang dan tidak mudah dalam menemukan potensi diri. Begitu pula yang dialami oleh Awali. Ia memulai pencariannya dengan cara mengikuti satu per satu semua komunitas yang ada di sekitarnya.

Selain dengan cara mengeksplor sekitar, pencarian potensi diri bisa dimulai dengan cara menerima kondisi diri. Kemudian, peka terhadap masalah-masalah yang sedang terjadi dan mencari yang hal yang bisa diatasi sesuai potensi.

“Berkarya itu nggak cuma dari hal hebat, tapi bisa juga dari hal yang sederhana,” ujar Awali.

Wara-Wara Project adalah salah satu komunitas yang digagas oleh Awali. Berawal dari keresahan tentang minimnya informasi seputar seni dan sastra. Komunitas yang berbasis Instagram tersebut aktif mendistribusikan informasi seputar seni dan sastra.

Tak hanya itu, Awali dan timnya menyabet juara satu dalam event Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) yang diselenggarakan pada bulan Juli lalu. Berbicara soal prestasi, Awali punya definisi sendiri dalam mengartikan prestasi.

“Prestasi adalah hal yang didapat dari usaha. Prestasi tidak harus sesuatu yang ‘keren’ seperti perspektif orang. Hal-hal sesederhana bisa bangun pagi, bisa masuk UNAIR, itu adalah prestasi,” ujarnya.

Mencari keresahan baik di lingkungan maupun dalam diri sendiri merupakan proses yang dialami Awali. Tidak lupa pula untuk mengapresiasi setiap potensi diri yang telah ditemukan dan mengasahnya dengan baik.

Awali juga mengungkapkan, ada tiga hal yang dapat menghambat proses seseorang dalam berkembang, yaitu gengsi, sungkan dan spekulasi dari diri sendiri dan orang sekitar. Ia berpendapat bahwa yang berperan dalam membentuk impian-impian yang besar salah satunya adalah orang terdekat.

Tuntutan dan tekanan yang didapat dari sekitar lah yang terkadang membuat seseorang beranggapan bahwa berkarya dan berprestasi adalah hal yang sulit. Ia menambahkan, ada dua opsi yang bisa dipilih, yaitu membuat orang di sekitar menjadi pendukung atau memilih pindah ke lingkungan lain yang belum tentu menerima.

“Lucu banget kalo misalkan kita jadi matahari untuk Indonesia, untuk sekitar, untuk organisasi, tapi gak bisa jadi lilin di rumah sendiri.”

Pembicaraan Awali mengenai potensi diri ini terangkum dalam acara Inspiring Forum #2 dengan topik “Kenali Potensi, Meraih Prestasi” yang diselenggarakan pada Selasa (27/8/2019) bertempat di Ruang Chairil Anwar, FIB, Kampus B UNAIR. Selain Awali, terdapat dua pembicara lainnya yaitu Fitra Riyanto (FIB 2016) dan Adnan Guntur (FIB 2017).(*)

Penulis : Inas Hanifah

Editor : Khefti Al Mawalia  

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu