Jurnal Berkiprah, Capaian Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Lingkungan Universitas Airlangga

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua PPJPI UNAIR Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD., Ph.D. (kiri) saat memberikan arahan pada sebuah kesempatan. (Foto: Istimewa)
Ketua PPJPI UNAIR Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD., Ph.D. (kiri) saat memberikan arahan pada sebuah kesempatan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga melalui Pusat Pengembangan Jurnal dan Publikasi Ilmiah (PPJPI) terus menggenjot publikasi artikel dan kualitas jurnal ilmiah di lingkungan UNAIR, baik jurnal ilmiah yang terakreditasi nasional maupun internasional. Hal tersebut tak lain merupakan upaya dalam mencapai target Top 500 World Class University.

Kepada UNAIR NEWS, Ketua PPJPI UNAIR Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD., Ph.D., mengatakan bahwa pada tahun 2019 pihaknya disambut dengan kabar yang sangat menggembirakan dan membanggakan, yakni beberapa jurnal berhasil terakreditasi nasional. Diantaranya 5 jurnal meraih peringkat S2; 3 jurnal berhasil meraih peringkat S3; dan 2 jurnal meraih peringkat S4.

“Tak hanya akreditasi nasional, dalam indeks internasional ada sebanyak 5 jurnal berhasil terindeks DOAJ, dan 1 jurnal berhasil terindeks Clarivate Analytics Web of Science dengan kategori Emerging Sourse Citation Indeks (ESCI),” jelasnya.

Untuk kali ini, lanjutnya, jurnal-jurnal tersebut sebagian besar berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari Jurnal Berkala Epidemiologi, Media Gizi Indonesia, Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, Amerta Nutrition, Jurnal Kesehatan Lingkungan, Jurnal Biometrika dan Kependudukan, The Indonesian Journal of Public Health, Jurnal PROMKES, dan The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, lalu disusul oleh Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan dari Fakultas Perikanan dan Keluatan.

“Dan capaian pertama kali terindeks ESCI oleh jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Peningkatan yang luar biasa dari FISIP, FKM dan FPK, saya ucapkan Selamat atas pencapaian ini. Selain pendampingan oleh PPJPI, capaian ini merupakan hasil kerja keras para redaksi jurnal yang sangat bersemangat mengembangkan kualitas jurnalnya, juga berkat kerja keras para ketua PPJPI terdahulu yang sangat saya hargai, semoga menjadi pacuan kita untuk terus berupaya hingga berhasil terindeks Scopus,” ungkapnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk persiapan menuju akreditasi nasional dan indeksasi internasional tidaklah sebentar. Pasalnya, mulai tahun 2018 penilaian akreditasi nasional jurnal tidak lagi berdasarkan cetak, melainkan Open Journal Systems (OJS).

“Penilaian indeksasi internasionalpun berdasarkan pada website jurnal tersebut, sehingga dibutuhkan upaya dan kerjasama yang besar antara PPJPI dan redaksi pengelola, serta tim IT jurnal tersebut,” imbuhnya.

Dosen yang akrab disapa Miftah itu juga mengatakan bahwa beberapa indikator penting dalam penilaian akreditasi nasional dan indeksasi internasional ialah diversitas penulis dengan minimal penulis dari dua negara pada setiap terbitan dan tim editorial yang minimal terdiri dari empat negara. Tidak dipungkiri, lanjutnya, beberapa jurnal tersebut pernah menerima penolakan sebelumya, namun hal tersebut tidak lantas menjadikan PPJPI dan tim jurnal berhenti berupaya.

“Pendampingan terus dilakukan secara intensif, perbaikan demi perbaikan terus dilakukan hingga memenuhi indikator-indikator penilaian akreditasi nasional, DOAJ dan Clarivate Analytics Web of Science, hingga Scopus,” tuturnya.

Saat ini total jurnal di Universitas Airlangga yang terakreditasi nasional peringkat S2 sebanyak 16 jurnal, peringkat S3 sebanyak 7 jurnal dan peringkat S4 sebanyak 3 jurnal, sedangkan jurnal yang terindeks DOAJ sebanyak 15 jurnal dan 1 jurnal yang terindeks Clarivate Analytics Web of Science. PPJPI berharap dan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas jurnal di Universitas Airlangga hingga semakin banyak yang berhasil terakreditasi nasional hingga terindeks internasional bereputasi (Scopus).

Penulis: Tim PPJPI

Editor: Nuri Hermawan

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu