Tingkatkan Kualitas Diri Mahasiswa, UNAIR Gelar Pembinaan Mahasiswa Penerima Bidikmisi, ADik Papua dan 3T

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
H. Agus Widyantoro, SH., MH (kiri) saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembinaan Mahasiswa Penerima Bidikmisi, ADik Papua dan 3T, Jumat (3/5/2019) di Hotel Vanda Gardenia Trawas Mojokerto. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS –  Dalam rangka meningkatkan kualitas diri mahasiswa penerima bidikmisi, Afirmasi Pendidikan Tinggi Papua (ADik Papua) dan 3T, Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Pembinaan Mahasiswa Penerima Bidikmisi, ADik Papua dan 3T yang dilaksanakan pada Jumat (3/5/2019) hingga Sabtu (4/5/2019). Bertempat di Hotel Vanda Gardenia Trawas Mojokerto, tercatat ada 80 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut diantaranya terdiri dari 50 mahasiswa bidikmisi dan 30 mahasiswa ADik Papua dan 3T.

Hadir sebagai perwakilan direktur kemahasiswaan, H. Agus Widyantoro, SH., MH. memberikan sambutan sekaligus materi pertama pada kegiatan tersebut. Agus sapaan akrabnya memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar tetap semangat menjalani hidup, meskipun yang awalnya secara finansial kurang beruntung harus selalu semangat hingga akhirnya menjadi orang yang sukses.

“Karena menjadi bekas orang miskin dan bekas orang bodoh, jauh lebih nyaman daripada menjadi bekas orang kaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan materi “Penggalian Problem dan Strategi Penyelesaian Problem”. Dalam sesi tersebut, Agus mengajak mahasiswa untuk menemukan masalah dan solusi terbaik terkait tiga masalah umum yang sering dihadapi mahasiswa. Yakni masalah intra personal yang berasal dari dalam diri sendiri, masalah inter personal yang berhubungan dengan orang lain, dan masalah sosial yang berhubungan dengan masyarakat secara luas.

“Uniknya, suatu masalah seringkali memiliki ekor, ibarat pohon punya cabang dan punya ranting. Jadi harus segera diselesaikan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Dr. drg. Prihartini Widiyanti hadir sebagai pemateri kedua dengan membawa materi “Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi”. Dr. Hartini sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa sejarah telah mencatat bahwa mahasiswa merupakan tombak penyelesain permasalahan bangsa.

“Mahasiswa berperan penting saat reformasi, juga saat mendorong golongan tua untuk segera memproklamasikan Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut Dr. Hartini menekankah bahwa ada enam winning characteristics yang harus dimiliki oleh mahasiswa yakni komunikatif, proaktif, koperatif, gigih, cerdas, dan etis. Ia memberikan delapan kiat menjadi mahasiswa berprestasi. Diantaranya belajar dengan cerdas, persiapkan dan review materi kuliah, asah kemampuan yang tidak diwajibkan, aktif berorganisasi, bangun koneksi yang luas, lakukan lebih dari biasanya, punya tujuan jelas, dan memiliki mentor yang hebat.

“Setiap orang memiliki hak sukses, maka berjanjilah untuk mengambil hak Anda untuk menjadi sukses. Jangan sia-siakan hak Anda,” tambahnya. (*)

 

Penulis : Sandi Prabowo

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu