Pencak Silat UNAIR Bawa Pulang Medali di Kejuaraan Nasional Bali   

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
KONTINGEN Pencak Silat UNAIR yang bertanding pada Kejuaraan Nasional Ganesha Open 2019 di Bali pada 24-28 April 2019. (Foto: Istimewa)
KONTINGEN Pencak Silat UNAIR yang bertanding pada Kejuaraan Nasional Ganesha Open 2019 di Bali pada 24-28 April 2019. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menambah panjang daftar prestasinya. Pada Kejuaraan Nasional Ganesha Open 2019 yang diselenggarakan Rabu-Minggu (24-28/4/2019), delegasi UKM Pencak Silat UNAIR berhasil membawa pulang dua medali perunggu dan satu medali perak.

”Alhamdulillah kemarin pencak silat UNAIR dapat dua perunggu dan satu perak waktu turnamen nasional di Bali,” tutur Vendrika, salah seorang kontingen pencak silat UNAIR.

Tiga prestasi tersebut dimenangkan oleh Nailatul Muizah dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang berhasil mendapatkan juara III kelas B dewasa putri; Ahmad Muhajirin dari Fakultas Vokasi (FV) juara III pada pertandingan kelas E dewasa putra; dan Vendrika Annahldi dari Fakultas Vokasi (FV) yang berhasil meraih juara II kelas A dewasa putra.
Kemenangan itu berhasil menambah panjang daftar prestasi UKM Pencak Silat UNAIR. Sebab, hampir setiap bulan, UKM Pencak Silat UNAIR rajin mencetak prestasi yang membanggakan, baik secara nasional maupun internasional.

Pada Kejuaraan Nasional tersebut, UKM Pencak Silat UNAIR mengirimkan delapan atlet. Yakni, Muhammad Vendrika Annahldi (FV), Fuad Agus Salim (FST), Gusti Abdus Salam (FV), Ardhiyeni Hesti Oktavia (FKP), Ahmad Muhajirin (FV), Celine (FEB), Nailatul Muizah (FKH), dan Abi Prayodi (FISIP).

Semua atlet tersebut dipilih melalui seleksi dari setiap UKM pencak silat yang ada di UNAIR. Di antaranya, Tapak Suci, Pagar Nusa, Persatuan Setia Hati Teratai, Perisai Diri, dan Merpati Putih.

Kejuaraan Nasional Ganesha Open 2019 yang diselenggarakan di GOR Undiksha diikuti oleh banyak atlet nasional yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, Puslatda (Pusat Latihan Daerah) Bali juga mengikuti kompetisi tersebut.

”Turnamen kemarin cukup ketat, tapi kami semakin semangat saat tahu kalau Puslatda Bali juga ikut bertanding,” ungkap Vendrika.

Ia juga menambahkan bahwa kunci keberhasilannya yang pertama adalah mempersiapkan mental sebelum bertanding. ”Kalau mental kita tidak siap, latihan kita akan sia-sia di gelanggang, jadi jangan sampai kita down,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu