Peringati Isra Mikraj, KKI PSDKU Ajak Milenial Perkuat Fondasi Agama

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
KKI: Ustaz Munif saat memberikan ceramah agama dalam peringatan Isra Mikraj 1440 H. (Foto: Istimewa)
KKI: Ustaz Munif saat memberikan ceramah agama dalam peringatan Isra Mikraj 1440 H. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Komikat Kerohanian Islam atau yang lebih akrab disebut KKI PSDKU UNAIR Banyuwangi, dalam agenda tahunan selalu melaksanakan Peringan Hari Besar Islam. Salah satunya adalah peringatan Isra Mikraj. Dalam peringatan Isra Mikraj Tahun 1440 H, KKI PSDKU mengangkat tema “Peran Generasi Milenial dalam Meneladani Nilai-nilai Isra Mikraj untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0”.

Acara yang bertempat di Masjid SMKN 1 Banyuwangi tersebut dilaksanakan pada Jumat (12/04/2018). Dalam acara tersebut, KKI PSDKU juga turut mengundang beberapa perwakilan Kelompok Kerohanian Islam SMA dan SMK yang berada di sekitar kampus PSDKU UNAIR Banyuwangi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung dengan berbagai sambutan. Mulai dari sambutan Ketua Pelaksana Burhanudin (FKH 2017), Sambutan dari ketua KKI PSDKU Adam Fahmi Fiqih (FKH 2016), dan Sambutan Pembina KKI PSDKU Bodhi Agustono, drh., M.Si.

Selanjutnya, sebagai pengisi ceramah agama disampaikan oleh ustaz Ahmad Munif. Pada ceramah pembuka, ustaz yang akrab disapa Munif itu menyinggung sedikit tentang sejarah dari peristiwa Isra Mikraj. Menurutnya, Isra Mikraj  merupakan sebuah peristiwa besar bagi umat Islam dan merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Peristiwa Isra Mikraj, lanjutnya,  erat kaitannya dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat.

“Tema yang diangkat oleh panitia tentang Peristiwa Isra Mikraj 1440 H ini cukup berat. Namun bahasan ini sangat penting sekali untuk dikaji, karena perkembangan teknologi tidak dapat dipungkiri lagi dan bagaimanpun kita harus siap untuk menghadapi perkembangan itu,” ungkap ustaz lulusan Global university, Lebanon.

Mengenai generasi milennial atau generasi Y, jelasnya, merupakan sebuah istilah yang sering disematkan dengan generasi yang lahir di abad 21 dan hidup dengan produk teknologi. Teknologi, imbuhnya, akan mengikuti gaya hidup masyarakat milenial. Sebab, pergeseran perilaku turut berubah beriringan dengan teknologi. Produk teknologi baru pun akan muncul sebagai akomodasi perubahan teknologi.

“Sebagian besar generasi milenial cenderung terperdaya dengan perkembangan teknolgi dan hanya sibuk dan media sosialnya. Milenial seakan-akan hanya tahu perkembangan teknolgi itu hanya untuk bermedia sosial. Mereka mampu menghabiskan berjam-jam hanya untuk scrool medsos mereka,” paparnya.

Padahal, tandasnya, banyak hal positif yang dapat dilakukan dengan perkembangan teknologi dan jika dipergunakan dengan sebaik-baiknya akan memberikan sesuatu yang bermanfaat. Disnilah peran penting penerapan nilai-niai peristiwa Isra Mikraj yang mampu mengingatkan kembali akan pentingnya ibadah ditengah kesibukan mengotak-atik teknologi.

“Geneasi milenial muslim harus bisa menguatkan imannya degan memperkokoh pondasi bergamanya, salah satunya sholat,” tutur ustaz.

Dalam rangkaian acara tersebut, juga diselingi denga sesi tanya jawab bersama ustaz Munif. Sebagian besar pertanyaan yang muncul dari tamu undangan tidak jauh dengan tema yang diangkat. (*)

Penulis: Muhammad Suryadiningrat

Editor: Nuri Hermawan

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu