Mahasiswa FKH Raih Best Performance Simposium di Malaysia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ayu Andira Faulina Wardianingsih, mahasiswi Pendidikan Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Delegasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran berhasil menjadi Best Performance pada kegiatan Symposium Asia Youth Cultural Exposure (AYCE) yang diselenggarakan di Malaya University, Malaysia, pada 20-23 Maret 2019. Mahasiswa itu atas nama Ayu Andira Faulina Wardianingsih, mahasiswi Pendidikan Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR).

Dalam simposium itu Ayu memilih tema kebudayaan, yaitu Reog Ponorogo. Selain itu, ia juga menampilkan bagian tarian dari kesenian reog tersebut.

Peserta symposium itu berasal dari berbagai negara, utamanya Asia Tenggara. Meliputi Vietnam, Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Sebelum kegiatan symposium dilakukan, Ayu melakukan riset di kawasan Twin Tower. Ia mewawancarai setiap orang dari berbagai macam negara untuk mengetahui seberapa jauh warga negara asing mengenal Indonesia, terutama dalam hal budaya.

“Untuk hasil reserach ini digunakan untuk mempresentasikan dihadapan para delegasi. Sehingga hal ini dijadikan bahan diskusi utama pada kegiatan yang saya ikuti,” ucapnya.

Mahasiswi semester empat tersebut juga mengungkapkan alasan mengapa ia mengambil kesenian Reog Ponorogo dan menjadikannya topik pada kegiatan tersebut.

“Hal ini untuk mempromosikan budaya Reog, yang pernah diklaim oleh Malaysia,” ungkapnya.

Berawal dari sebuah target di tiap tahun untuk mengikuti kegiatan internasional, menjadi motivasi Ayu untuk berlaga pada Asia Youth Cultural Exposure 2019. Selain itu support  dari universitas melalui UKM menjadi alasan ia berani mengambil target yang tinggi.

“Semua berawal dari target. Setiap tahun saya selalu punya target apa yang harus saya capai. Dan tahun ini saya memang punya target untuk ikut event internasional. Berawal dari mimpi dan melibatkan Tuhan serta doa dari orang tua, Alhamdulillah tahun ini lolos event AYCE 2019 di Kuala Lumpur,” tambahnya.

Pada akhir wawancara, mahasiswi yang kini menjadi Kadiv Pembinaan Departemen Pimisma UKM Penalaran itu tak segan berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan di UKM.

“Saat saya mengikuti UKM, saya belajar bagaimana cara mendapatkan banyak relasi, aktif dalam setiap kegiatan, dan  tetap aktif dalam kegiatan perkuliahan. Jadi seakan-akan mengajari saya multitasking,ujar Ayu. (*)

Penulis : Faisal Dika Utama

Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

Binti Q. Masruroh

Binti Q. Masruroh

Alumnus Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga

Leave Reply

Close Menu