Mahasiswa FH UNAIR Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Piala Makhamah Agung ke-22

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Mahasiswa Badan Semi Otonom (BSO) Asian Law Students'Association (ALSA) LC UNAIR mengirimkan delegasi dalam perlombaan peradilan semu Piala Makhamah Agung ke-22 di Purwokerto, Jawa Tengah. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Jumat, 15 Februari 2019, Badan Semi Otonom (BSO) Asian Law Students’Association (ALSA) LC UNAIR mengirimkan delegasi dalam perlombaan peradilan semu Piala Makhamah Agung ke-22 di Purwokerto, Jawa Tengah. Lomba ini merupakan ajang bergengsi bagai mahasiswa fakultas hukum se-Indonesia.

Ajang tersebut dikatakan bergengsi mengingat banyaknya perguruan tinggi di berbagai penjuru daerah di Indonesia yang mengikuti perlombaan ini. Mulai dari Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Syiah Kuala, dan sebagainya. Keseluruhan ada 14 delegasi dan 2 tim observer.

Lomba ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 15 Februari 2019 hingga 18 Februari 2019. Selain harus meghadapi lawan yang berat dari berbagai daerah di Indonesia, lomba peradilan semu ini memiliki banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari berkas berspidangan, mempersiapkan peran, mempersiapkan materi, dan sebagainya.

Rizky Setiawan selaku ketua delegasi dari UNAIR mengatakan bahwa delegasi FH UNAIR memakan waktu latihan kurang lebih 5 bulan untuk mempersiapkan lomba peradilan semu ini.

“Lomba peradilan semu ini adalah lomba yang menampilkan simulasi persidangan seperti sidang sungguhan, sehingga persiapannya harus benar-benar matang. Kami bahkan dituntut berperan seperti hakim, jaksa, dan advokat sungguhan,” ujar Rizky.

Dalam perlombaan ini 14 delegasi dibagi menjadi 4 chamber, yaitu chamber A, B, C, dan D. Delegasi UNAIR masuk ke dalam chamber B bersama Universitas Tarumanegara, Universitas Jember, dan Universitas Padjajaran. Meski unggul 200 poin dari dua tim lain, namun delegasi UNAIR belum mampu lolos ke babak berikutnya karena terpaut 70 poin dari Universitas Jember.

Dalam perebutan Piala Makhamah Agung ke-22 ini, Universitas Gajah Mada berhasil menjadi juara 1, sementara Universitas Diponegoro menjadi juara 2, dan Universitas Jember merebut juara 3. Meskipun delegasi dari UNAIR belum mampu berhasil membawa Piala Makhamah Agung, namun delegasi puas karena telah menampilkan yang terbaik.

“Sedih pasti ada, namun kami bangga sudah berusaha yang terbaik untuk almamater. Semoga delegasi UNAIR untuk piala Makhamah Agung ke-23 dapat membawa pulang Piala Makhamah Agung ke Bumi Airlangga,” ujar Alya Anindita, salah satu delegasi.

Adapun sembilan belas delegasi dari UNAIR adalah Adelia Putri Marina (2017), Agatha Geraldine (2017), Ajeng Nur Fadila (2017), Alya Anindita (2016), Alya Anira (2016), Aqiqoh Farhah Maulani (2017), Arfie ranchman Widiatama (2017), Aushofi (2017), Eka Putri Fadhila (2017).

Fransiskus Leonardo Sihole (2015), Guntur Aris Prabowo (2017), I Putu Setya Agung (2017), Izzah Kholif Abidin (2017), Kartika Budiarti (2017), Muhammad Rizky S (2016), Nalendra Pradipto (2016), Vicentius Susanto (2017), Wahyu Aliansa (2017), dan Zalematuzzara Munasib (2017). (*)

Penulis : Xavier Nugraha

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu