taman flora
ANGGOTA PKPB UNAIR “menguning” dalam melaksanakan senam pagi bersama di Taman Flora Kota Surabaya Jl. Manyar, Sabtu (5/1). Setelah itu pertemuan rutin LPJ 2018. (foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Pemandangan yang kontras dan indah merona menghampar di Taman Flora Kota Surabaya di Jl. Raya Manyar, Sabtu (5/1) kemarin. Suasana Taman Flora yang ijo royo-royo, pagi yang tetap itu, disambangi pengunjung berbusana warna kuning merona. Tentu saja, kehadiran 98 orang itu membuat pemandangan menjadi semarak dan indah.

Itulah aksi anggota Perkumpulan Karyawan Purna Bakti (PKPB) UNAIR, ketika mengadakan pertemuan rutin dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban Tahunan Pengurus 2018. Sebaran nuansa warna kuning “Podang” itu karena sebelum pertemuan yang “serius”, diawali dulu dengan senam bersama dilanjutkan jalan sehat berkeliling arena taman.

Sambil melepas lelah dengan duduk lesehan di atas tikar, para purna tugas tenaga kependidikan Universitas Airlangga (UNAIR) ini menunjukkan kekompakannya: sarapan pagi bersama. Disini ada yang beda cara penyajian sarapannya, yaitu dikemas dalam Traveling Bag  PKPB UNAIR ukuran kecil. Di dalam tas warna hijau inilah berisi nasi yang dibungkus daun pisang dan minuman. Tentu saja, raut wajah mereka tergurat peringai riang yang bahagia dalam menikmati masa-masa pensiunnya.

”Alhamdulillah kita syukuri suasana pertemuannya guyup-rukun seperti yang kita kehendaki. Semua ini bisa terlaksana karena dikerjakan bersama-sama pula. Ada siapa saja yang membawa tikar, yang tanggungjawab sound system, yang pesan makanan, yang bawa electone, dsb. Pokoknya pekerjaan dibagi-bagi,” kata Nonok Beno Mintardjo, Sekretaris Umum PKPB UNAIR, kepada unair.news.

taman flora
WARNA kuning merona diantara rerimbunan hijau Taman Flora Surabaya. Itulah anggota PKPB UNAIR saat melaksanakan pertemuan triwulanan. Sebelumnya diadakan senam dan jalan sehat. (Foto: Istimewa)

Seusai sarapan bersama, pertemuan inti dengan tajuk Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan PKPB tahun 2018, dimulai. Pertemuannya relatif singkat, namun padat bervariasi yang dikemas sebagai ajang silaturahmi antar-anggota, bersuka-ria, bernyanyi karaoke dan berjoget-ria bersama.

Ketua Umum PKPB UNAIR Dra. Kusmawati melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi disiplin dan aturan organisasi, yaitu pertanggungjawaban kegiatan PKPB selama satu tahun 2018.

Dasar rujukannya antara lain Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor AHU-0005333.AH.01.07.TAHUN 2018 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Karyawan Purna Bhakti UNAIR. Kemudian Salinan Akta Notaris Notaris Yayuk Sri Utami, SH., M.Si., M.Kn. Nomor 03 Tanggal 12 April 2018 tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan Karyawan Purna Bhakti UNAIR yang disingkat PKPB UNAIR. Juga Keputusan Ketua Umum PKPB UNAIR Nomor tentang Peraturan Perkumpulan Karyawan Purna Bhakti UNAIR Tahun 2018.

”Tujuan diselenggarakan pertemuan rutin ini antara lain sebagai wahana silaturahim dan temu kangen anggota. Karena itu kami laksanakan di tempat terbuka hijau, dengan harapan anggota dapat merasakan langsung pesan sehatnya, baik dari menjalani senam, jalan sehat, dan alam yang sejuk menghijau di Taman Flora Surabaya ini,” kata Bu Wati, panggilan akrabnya.

taman flora
DUDUK lesehan sambil makan pagi bersama, menambah kerukunan dan keakraban anggota PKPB UNAIR, dalam pertemuannya di Taman Flora Surabaya, Jumat (5/1). (Foto: Istimewa)

Dari kuatnya rasa tali persaudaraan diantara anggota ini diharapkan setiap orang dapat memetik hikmahnya, terutama dari pertemuan rutin triwulanan untuk menjalin ikatan batin antar-sesama anggota PKPB. Melalui pertemuan rutin juga dapat diketahui aspirasi anggota yang sangat berguna sebagai acuan dalam membuat program kegiatan kedepan.

”Dengan demikian kita bisa mewujudkan secara nyata jalinan ikatan batin sesama anggota sesuai semboyan kami Seduluran Saklawase,” kata Bu Wati, seraya mengisahkan secara singkat pengalaman mengurus perijinan sistem online di Surabaya Smart City yang dikenal dengan istilah Surabaya Single Windos (SSW).

Anggota senior PKPB UNAIR, Dra. Sunarti Arka dalam memberikan masukan pada acara tersebut, juga berharap agar sedulur-sedulur anggota PKPB UNAIR ini tetap guyup-rukun. Selain itu yang tak kalah pentingnya, diingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan agar persaudaraan yang terjalin ini dapat awet sepanjang masa.

Seusai acara seremonial, sambil menikmati konsumsi yang disediakan sambil duduk lesehan di areal yang teduh ini, juga dipermainkan musik elektone yang dimainkan oleh Mujiono, mantan staf Bagian Keuangan UNAIR. Dengan bernyanyi-nyanyi, bahkan ada yang berdendang juga, suasana menjadi hangat. Apalagi kemudian diakhiri dengan pembagian door prize. Tak sampai pukul 11.00 kegiatan sudah purna. (*)

Penulis: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone