Ilustrasi oleh HMA PSDKU Banyuwangi
Ilustrasi oleh HMA PSDKU Banyuwangi
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dian Pratama, pemenang utama Duta Campus Ambasador PSDKU UNAIR di Banyuwangi 2018 mengemban amanah baru pada periode kepengurusan tahun 2019 sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) PSDKU UNAIR di Banyuwangi.

Amanah tersebut resmi diemban setelah melalui proses panjang Pemilihan Raya (Pemira) yang diikuti seluruh mahasiswa Prodi Akuntansi PSDKU UNAIR di Banyuwangi, uji publik, rekrutmen anggota pengurus HMA 2019, dan dilanjut dengan prosesi serah terima jabatan.

Mahasiswa kelahiran asli Bumi Blambangan itu, sebelumnya telah menjadi pengurus HMA pada periode kepengurusan tahun 2018 dan menjabat sebagai staff Kaderisasi. Sebelum kuliah, mahasiswa yang akrab disapa Dian sempat pula menjabat sebagai ketua OSIS di SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi. Dian juga sangat menyukai batik dan gemar terhadap kesenian daerah terutama gamelan.

Dian yang hobi menulis telah mengantongi sejumlah prestasi antara lain yaitu Juara utama Duta Campus Ambassador PSDKU UNAIR 2018, 50 penulis blog UNAIR teraktif dan terbaik, Oral Presenter dalam Comunity Development National Symposium, Sampoerna University Jakarta, Lolos Presentasi full paper dalam International Conference on Financial Criminology Jakarta, Oral Presenter dalam Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, Universitas Brawijaya Malang, Oral presenter seminar nasional poster hasil pengabdian masyarakat Universitas Brawijaya Malang.

Mengusung Kabinet Abhinaya

Bersama wakilnya Nofel Andriawan, Dian mengusung kabinet Abhinaya dengan total jumlah pengurus sekarang sebanyak 40 mahasiswa. Dian juga menuturkan bahwa moto dari kabinet Abhinaya adalah berkarakter, antusias dan loyalitas. Logonya berwarna kuning dan semakin merah keatas, melambangkan semakin tahun semangat warga Akuntansi harus semakin kuat dan membara. Ada satu dasar api yang menjadi tumpuan yaitu melambangkan angkatan yang dulu menggerakkan dan membangun akuntansi, yaitu angkatan 2014.

“Api tersebut membentuk sebuah keris yang mengartikan bahwa kita harus mencintai budaya,” tutur Dian.

Tangan menyatu yang menjunjung api dan berbentuk seperti piala melambangkan semangat akuntansi untuk meraih prestasi, sebagai mana misi kabinet abhinaya yaitu solidaritas dan semangat berprestasi.

Kelopak bunga yang mekar berwarna merah seperti bunga mawar dengan tiga kelopak. Mawar merupakan perlambangan untuk “keharuman”. Keharuman merupakan kiasan dari berkah safaat yang berlimpah. Mawar dalam bahasa jawa berasal dari kata Mawi Arsa atau kehendak niat. Dalam menghayati kebudayaan terutama budaya yang ada dalam akuntansi hendaknya dengan niat.

“Mawar bisa juga diartikan awar–awar atau supaya tawar. Artinya buatlah hati menjadi tawar atau tulus. Jadi dalam mengabdi menjadi pengurus HMA harus berdasarkan ketulusan, dan menjalani sesuatu tanpa pamrih,” pungkas Dian.

 

Penulis: Siti Mufaidah

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone