SALAH satu kegiatan Community Development (COMDEV), yaitu membuat ecobrik oleh masyarakat Asem Jajar, Surabaya. COMDEV 2018 telah ditutup dan bakal dilanjutkan pada tahun 2019. (Foto: Istimewa)
SALAH satu kegiatan Community Development (COMDEV), yaitu membuat ecobrik oleh masyarakat Asem Jajar, Surabaya. COMDEV 2018 telah ditutup dan bakal dilanjutkan pada tahun 2019. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Community Development (COMDEV) yang merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Asem Jajar, Surabaya, akhirnya mencapai puncaknya pada Minggu (11/11). Kegiatan dilakukan selama satu tahun kepengurusan oleh Pengmas BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga dengan diketuai Eka Fitria Sari.

Tahun 2018 merupakan tahun pertama pemberdayaan dilakukan di wilayah tersebut. Dan, pemberdayaan tersebut akan terus berlanjut hingga dua tahun ke depan sesuai dengan MoU (Memorandum of Understanding) sebelumnya.

KEGIATAN penutupan COMDEV 2018. (Foto: Istimewa)
KEGIATAN penutupan COMDEV 2018. (Foto: Istimewa)

 

BACA JUGA: BEM FKM Latih Warga Asem Jajar Membuat Ecobrick

 

Eka dalam sambutan closing COMDEV menyampaikan terima kasihnya untuk penerimaan dan kerja sama masyarakat. Terutama dalam upaya bersama turut serta menyukseskan kegiatan tersebut.

”Terima kasih untuk seluruh masyarakat karena sudah membantu menyukseskanan acara. Semoga tetap terjalin kerja sama yang baik karena kegiatan COMDEV akan dilanjutkan dua tahun ke depan sesuai dengan MoU awal,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan penutupan dilakukan selama sehari penuh. Dimulai pukul 06.00 WIB dengan kegiatan senam pagi bersama masyarakat setempat dan ditutup pukul 20.00 WIB.

Sebagai fakultas kesehatan, panitia juga menyediakan cek kesehatan gratis untuk masyarakat. Dilanjutkan dengan perlombaan menghias ecobrick. Mengingat, fokus pemberdayaan tahun ini adalah mengembangkan bank sampah yang ada di sana dan pelatihan pembuatan ecobrick untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan perekonomian warga. Penilaian dalam perlombaan tersebut meliputi kekompakan, kerapian, dan kreativitas.

Pada malam, dilakukan penyuluhan mengenai materi bank sampah, dilanjutkan dengan kuis dan pengumuman pemenang. Sebagai penutup acara, Eka memberikan kejutan kepada panitia dan warga sekitar dengan memperkenalkan ketua COMDEV tahun selanjutnya, sebagai pengganti dirinya.

”Mengingat COMDEV tidak hanya akan berhenti pada tahun ini, maka sebelumnya saya ingin memperkenalkan pengganti saya, Alifandra Azya sebagai ketua comdev 2019,” ungkap Eka yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari warga dan panitia.

Alifandra Azya atau Andra berharap ke depannya masyarakat dapat bekerja sama dengan baik lagi. Selain itu, mahasiswa FKM angkatan 2017 tersebut berharap panitia dapat lanjut lagi pada tahun 2019. (*)

 

Penulis: Galuh Mega Kurnia

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone