Keseruan Game Simulasi Sadar Perpajakan dalam Tax Goes To Campus di Pelataran Tax Center yang bertempat di Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. (Foto: Istimewa)
Keseruan Game Simulasi Sadar Perpajakan dalam Tax Goes To Campus di Pelataran Tax Center yang bertempat di Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

NEWS UNAIR – Bonus demografi yang terjadi di Indonesia memang harus dipersiapkan dengan baik dan matang. Persiapan tersebut meliputi banyak aspek. Tak terkecuali dalam ranah perpajakan. Sehubungan dengan pelaksanaan program Pekan Inklusi Kesadaran Pajak tahun 2018 oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I melaksanakan kegiatan tersebut selama satu minggu kedepan.

Pekan inklusi itu merupakan rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan literasi kesadaran pajak dunia pendidikan dengan sasaran mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Tingkat Atas (SMA) hingga Perguruan Tinggi.

Budaya sadar pajak merupakan hal yang wajib ditanamkan sejak dini untuk membentuk karakter generasi bangsa yang cinta tanah air dan bela negara melalui kesadaran melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Kegiatan itu  merupakan bagian dari Program Gerakan Literasi Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang merupakan upaya untuk memperkuat sinergi anatar unit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.

Bertempat di Pelataran TAX Center Universitas Airlangga pada (7/11), puluhan mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama dilaksanakan di UNAIR itu. Bertajuk Pekan Inklusi Tahun 2018 dengan Mobile Tax Unit Goes To Campus dengan mengangkat tema Generasi Sadar Pajak, Pahlawan Masa Kini, kegiatan edukasi itu dilakukan dengan berbagai permainan sebagai simulasi pentingnya sadar pajak.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini kita akan turut mendukung program pemerintah, melihat peranan perpajakan di Indonesia cukup penting khususnya di struktur APBN,” jelas Yanuar Nugroho selaku Koordinator Tax Center UNAIR.

Inklusi kesadaran pajak, imbuhnya, harus digalakan karena sejauh ini membayar pajak yang dilakukan bukan karena keinginan dan kesadaran dalam diri tentang kewajiban, tetapi hanya sekedar menghindari sanksi.

“Menjadi tugas rumah besar dunia pendidikan untuk turut membantu mensukseskan program inklusi ini agar masyarakat lebih paham pentingnya membayar pajak. Untuk mahasiswa UNAIR dapat memanfaatkan fasilitas Tax Center secara maksimal, agar dapat saling mengedukasi, melakukan riset maupun pengabdian kepada masyrakat bersama,” pungkasnya.

Penulis: Wiwik Yuni Eryanti Ningrum

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone