Kegiatan Pengmas yang dilakukan mahasiswa Magister Keperawatan UNAIR. (Foto: Dok. Panitia)
Kegiatan Pengmas yang dilakukan mahasiswa Magister Keperawatan UNAIR. (Foto: Dok. Panitia)
ShareShare on Facebook19Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Pengabdian masyarakat menjadi cara sivitas akademika dalam menerapkan ilmu pengetahuan. Kegiatan perkuliahan yang identik dengan pembelajaran dan penelitian dalam lingkup Magister Keperawatan Universitas Airlangga tidak hanya berfokus pada kegiatan di sekitar kampus saja. Tetapi ada juga yang sangat menarik untuk dilakukan yaitu pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada pekan lalu di Desa Soso, Kabupaten Mojokerto.

“Bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, kegiatan Magister Keperawatan Angkatan 11  ini memiliki tujuan dan output yang jelas untuk dapat meningkatkan status ekonomi dan kesehatan masyarakat Desa Soso khususnya,” ujar Ainul Mufidah S.Kep.,Ns selaku ketua pelaksana dari Pengabdian masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang didakan oleh Magister Keperawatan angkatan 11 (M11)  bertemakan “Mari Bersama Rentaskan Kemiskinan” yang dibimbing langsung oleh Ibu Dr.Tintin Sukartini, S.Kp.,M.Kes. Diikuti oleh 100 warga terdiri dari berbagai rangkaian acara yang dibuka oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Dr. Kusnanto, S.Kp.,M.Kes., secara garis besar dibagi menjadi empat tahapan. Yaitu dimulai dengan penyuluhan dan simulasi tentang tata cara batuk efektif dan cuci tangan yang benar bertujuan untuk mencegah penularan penyakit dan juga menjadi salah satu kunci penting dalam program bersih dan sehat dan diikiti dengan antusias oleh warga yang hadir.

Dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya tanaman toga untuk kesehatan sekaligus penyerahan secara simbolis tanaman toga seperti sereh dan jahe merah, binahong, sambung nyowo dan lain-lain kepada warga yang hadir, setelah itu acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat dan konseling kesehatan dilanjutkan dengan pembagian  paket baju layak pakai dan tanaman toga tiap individu yang disambut antusiasme oleh warga.

“Kami berterimakasih kepada mahasiswa keperawatan yang sudah memberikan kami informasi, pemeriksaan kesehatan serta tanaman toga yang bisa kami olah menjadi obat keluarga bagi warga desa disini, harapannya semoga acaranya bisa rutin untuk diadakan,” ujar Supartini salah satu warga Desa Soso.

Penulis: Tim Pengmas S2 Keperawatan

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook19Tweet about this on Twitter0Email this to someone