Saafinatun Najah (FF2016) diberikan apresiasi juara 1 Pharaoed Universitas Jendral Soedirman (5-7/10).
Saafinatun Najah (FF2016) diberikan apresiasi juara 1 Pharaoed Universitas Jendral Soedirman (5-7/10). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Masa kuliah menjadi ajang untuk mengasah kreatifitas yang ada dalam diri. Tentunya, kreatif bisa membawa keberkahan jika dikembangkan sebagaimana mestinya. Berawal dari tugas praktikum, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga mampu menyabet Juara 1  Vidio Competition Pharasoed Fakultas Farmasi di Universitas Jendral Soedirman Purokerto.

Acara yang dilaksanakan 5 – 7 Oktober 2018 ini, mebawa almamater Universitas Airlangga raih prestasi oleh Saafinatun Najah (FF 2016), dan Istna (FF 2016). Dengan tema “GayaHidup Sehat”, maka tim mereka mengambil judul vidio “Langkah Mudah Menuju Sehat”. Untuk memberikan arahan dan praktek dalam menjaga kesehatan di era zaman modern ini.

“Alhamdulillah, bahagia dan tidak menyangka bisa membawa piala karena kami baru mencoba editing vidio yang dianggap pemula,” tandas Saafinatun Najah.

Effi sapaan akrabnya menambahkan, bahwa ini lomba Nasional yang diikuti tujuh Universitas dan politeknik. Universitas yang berkecimbung yaitu, universitas sanata dharma, universitas muhammadiyah malang, universitas negeri Yogyakarta, pltekkes kemenkes tasikmalaya, uiniversitas pakuan, dan banyak lagi.

Dalam lomba ini, tidak adanya babak ataupun seleksi karena setelah vidio dikirim kepada panitia. Lalu, vidio diupload di youtube resmi pharasoed (Pharmacy ofSoedirman Competition 2018) dan ada penilaian dalam like vidio terbanyak akan menjadi pemenang vidio terfavorit.

“Dalam mengikuti lomba ini berawal dari kebetulan suka mengedit dan keterusan untuk mencoba. Jadi, kami butuh waktu yang lama untuk mempersiapkannya hanya dikerjakan dimalam hari saja,” tegasnya.

Effi menuturkan, timnya mengalami kendala dalam menyelesaikan vidio. Karena timnya baru memulai vidio diawal – awal semester dan terjadi keteteran. Timnya sempat putus asa dengan waktu yang  singkat dengan deadline yang ditetapkan.

Tentunya, lomba pembuatan vidio bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh kalangan mahasiswa biasa. Dengan kreatifitas yang sekedarnya membutuhkan waktu yang lama dalam penyelesaiannya. Berbeda dengan mahasiswa yang memiliki bakat kekreatifitasnya dalam editing vidio, satu hari saja mampu terselesaikan. Maka, lakukanlah dengan percaya diri dan utamakan niat agar proses berjalan lancar.

“Dengan harapan agar bisa mengembangkan bidang akademik yang tidak termasuk bidang akademik di prodi. Awali kesuksesan dengan niat yang dititihkan dengan kreatifitas diri anda,” imbuhnya.

Penulis: Rolista Dwi Oktavia

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone